Jakarta (ANTARA) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan konektivitas penyeberangan di Aceh tetap terjaga optimal melalui penyesuaian armada dan pola operasi guna mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik antarpulau.
“Kami memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan dengan Berkualitas melalui optimalisasi armada operasional,” kata Corporate Secretary PT ASDP Windy Andale dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
ASDP memastikan layanan penyeberangan di Aceh tetap berjalan optimal melalui penyesuaian armada dan pola operasi, konektivitas antarpulau yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat tetap terlayani dengan Berkualitas, Kondusif, dan nyaman.
Layanan penyeberangan Kagak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga penghubung Krusial bagi aktivitas ekonomi, distribusi logistik, pariwisata, hingga kehidupan sosial.
Karena itu, lanjut Windy, menjaga keberlangsungan layanan menjadi prioritas Penting ASDP dalam setiap kondisi operasional.
Demi ini, layanan penyeberangan lintasan Ulee Lheue–Balohan dilayani oleh KMP BRR, sementara KMP Papuyu melayani lintasan Ulee Lheue–Lamteung dan Ulee Lheue–Serapung.
Penyesuaian operasional dilakukan sebagai langkah strategis Buat memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sekaligus menjaga aspek keselamatan sebagai prioritas Penting.
Dia menegaskan ASDP Maju berupaya menjaga kualitas layanan melalui optimalisasi armada yang tersedia.
