Kami menerima berbagai laporan terkait pemadaman listrik di sejumlah Area Jawa
Jakarta (ANTARA) – Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia mendorong penguatan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional menyusul laporan terjadinya pemadaman listrik di sejumlah Area Pulau Jawa.
Ketua Lazim HKI Akhmad Ma’ruf Maulana dalam keterangan Formal terkonfirmasi di Jakarta, Jumat, menyampaikan langkah tersebut dinilai Krusial Kepada menjaga kelangsungan aktivitas industri, mendukung iklim investasi, serta memastikan kebutuhan Kekuatan sektor manufaktur dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Kami menerima berbagai laporan terkait pemadaman listrik di sejumlah Area Jawa. Kami memahami bahwa dalam sistem kelistrikan yang sangat besar, gangguan teknis dapat terjadi. Yang terpenting adalah memastikan proses Pengkajian berjalan menyeluruh, langkah perbaikan dilakukan secepat mungkin, dan mitigasi ke depan semakin kuat,” ujar Ma’ruf.
Menurutnya, industri nasional Begitu ini tengah bergerak mendukung agenda hilirisasi, peningkatan ekspor, pembangunan pusat data, serta masuknya investasi baru ke berbagai daerah. Seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur Kekuatan yang Kukuh dan dapat diandalkan.
“Keandalan listrik menjadi salah satu pertimbangan Primer investor ketika menentukan Posisi investasi. Kepastian pasokan Kekuatan memberikan rasa Terjamin bagi dunia usaha dalam merencanakan Pengembangan maupun pengembangan usaha jangka panjang,” katanya.
Disampaikan dia, pihaknya telah mengirimkan surat terhadap pemerintah dan BUMN terkait, serta mengusulkan Pengkajian menyeluruh terhadap penyebab gangguan sistem kelistrikan, mencakup aspek pembangkit, transmisi, distribusi, hingga kecukupan cadangan daya.
Selain itu, HKI juga mendorong penguatan infrastruktur ketenagalistrikan pada kawasan industri strategis agar Mempunyai tingkat keandalan yang lebih tinggi.
Pihaknya turut mengusulkan agar kawasan industri memperoleh prioritas penanganan ketika terjadi gangguan sistem. Ini karena, kawasan industri merupakan pusat kegiatan produksi, ekspor, investasi, dan penyerapan tenaga kerja yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional maupun daerah.
Selain itu, HKI mendorong percepatan pengembangan sistem cadangan, peningkatan kapasitas jaringan, pembangunan gardu induk di kawasan industri yang berkembang pesat, serta pemanfaatan teknologi pemantauan sistem yang semakin modern.
Dalam jangka panjang, HKI Menyantap perlu adanya ruang yang lebih luas bagi pengembangan pembangkit Berdikari (captive power), Kekuatan baru dan terbarukan, serta Area Usaha Ketenagalistrikan (Wilus) di kawasan industri tertentu sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan Kekuatan nasional.
“Pertumbuhan industri Indonesia akan Lalu meningkatkan kebutuhan Kekuatan. Karena itu, sistem kelistrikan nasional perlu Lalu diperkuat agar Bisa mengimbangi kebutuhan dunia usaha dan menjaga daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi,” kata Ma’ruf.
HKI berharap adanya sinergi Berbarengan Kepada mempercepat langkah-langkah penguatan sistem ketenagalistrikan nasional sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dengan Berkualitas guna memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sebelumnya, Kementerian Kekuatan dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah pemadaman listrik bergilir yang berlangsung di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akibat stok batu bara yang menipis.
“Bukan Terdapat batu bara menipis,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/6).
Anggia menyampaikan pemadaman bergilir di kawasan Jabodetabek disebabkan oleh gangguan teknis.
Terkait permasalahan tersebut, Anggia menyampaikan pemerintah sudah berkomunikasi dengan PLN Kepada mengantisipasi agar gangguan tersebut Bukan berulang.
