Yogyakarta (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul tengah menyiapkan Donasi berupa renovasi rumah seorang Pria lanjut usia (lansia) yang hidup sendirian di sebuah rumah kecil di Dusun Klepu, Tambakromo, Kapanewon Ponjong.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan dirinya Serempak dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) hari ini mengunjungi rumah lansia yang bernama Mbah Waluyo (75) itu.
“Mbah Waluyo bekerja sebagai tukang pijat Pria, kemudian beternak kelinci, memelihara ikan lele, hingga menanam cabai di rumahnya Buat menyambung hidup,” kata Endah, di Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat.
Menurutnya, Pemkab dan Baznas Gunungkidul menyiapkan Donasi renovasi rumah melalui skema Donasi pembangunan rumah Baznas karena Mbah Waluyo Enggak Mempunyai Pendapatan tetap.
“Skema Donasi pembangunan rumah melalui Baznas dipilih karena Enggak memberatkan penerima manfaat dengan biaya swadaya,” katanya.
Dikatakan program Donasi Baznas berbeda dengan program Donasi seperti Donasi Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang biasanya memerlukan Biaya pendamping dari pemilik rumah.
“Jangan Tamat lansia yang hidup sendirian malah kurang sejahtera,” kata Endah.
Selain itu, Endah juga memastikan Mbah Waluyo telah menerima berbagai Donasi sosial dari pemerintah, mulai dari Donasi Langsung Kontan (BLT) Biaya Desa, Donasi Pangan Non Kontan (BPNT), hingga Program Keluarga Cita-cita (PKH).
Ia mengapresiasi para kader PKH dan pemerintah setempat yang aktif melakukan pelacakan terhadap Anggota lansia dengan kondisi serupa.
“Pemetaan dan pemeringkatan lansia yang hidup sendiri dan kurang Bisa menjadi skala prioritas,” ucapnya.
Pemetaan tersebut, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya pemerintah mengintervensi kondisi masyarakat sedini mungkin Buat menghindari hal-hal yang Enggak diinginkan.
“Seperti kejadian bunuh diri akibat kemiskinan,” kata Endah.
Endah mengajak masyarakat yang Mempunyai kelebihan rezeki Buat menyalurkan zakatnya melalui Baznas karena Dapat memberikan Akibat besar, salah satunya membantu pembangunan rumah Anggota yang membutuhkan.
“Kalau kita membayar zakat sendiri, mungkin Enggak cukup Buat membangun rumah, Tetapi Apabila dikumpulkan di Baznas, Biaya tersebut Dapat memberikan Akibat besar,” jelasnya.
