Kementerian PU Formal Buka Jembatan Penyeberangan Orang Senen Malam Ini

Kementerian Pekerjaan Standar (PU) Formal membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen yang telah selesai diperbaiki pada Kamis (4/6/2026) malam. Fasilitas infrastruktur publik di Jakarta Pusat tersebut kini sudah dapat diakses kembali oleh masyarakat luas setelah sebelumnya sempat mengalami kerusakan.

Peresmian operasional fasilitas penyeberangan ini dipublikasikan oleh pihak kementerian melalui akun media sosial Formal mereka, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Sejumlah Anggota juga dilaporkan langsung memanfaatkan fasilitas penyeberangan tersebut sesaat setelah aksesnya dibuka Kepada Standar.

“Udah Bisa dipakai ya, ini sudah terbuka, Segala akses sudah Bisa kita Mengenakan,” ujar seseorang dalam video yang diunggah akun @KemenPU.

Pembukaan akses JPO dilakukan setelah otoritas terkait merampungkan langkah penyelarasan dengan pemerintah daerah setempat. Melalui pernyataan tertulis, Kementerian PU menegaskan bahwa seluruh fasilitas penyeberangan kini telah Terjamin Kepada dilewati masyarakat.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, malam ini JPO Senen telah dibuka dan digunakan,” tulis unggahan itu.

Proyek perbaikan infrastruktur ini sebelumnya diinisiasi menyusul adanya keluhan terkait kondisi kerusakan fasilitas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur JPO Senen dikerjakan oleh Kementerian PU atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“PU akan memulai mengerjakan halte yang menyangkut lift dan JPO, Bagus di Senen maupun di Polda Metro Jaya. Targetnya bulan Desember sudah selesai,” kata Pramono Begitu meresmikan Halte Jaga Jakarta di Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

Pihak pemerintah daerah memisahkan tanggung jawab pengerjaan fasilitas penyeberangan dan halte Transjakarta. Anggaran sebesar belasan miliar rupiah dialokasikan Tertentu Kepada perbaikan lift dan struktur jembatan penyeberangan pada dua titik Letak.

“Mengenai biaya, kalau Kepada yang halte semuanya sudah tercover tentunya oleh Transjakarta. Tetapi Kepada dua JPO dan lift yang Terdapat di Polda maupun di Senen ini diperkirakan angkanya kurang lebih Rp 19 Tamat dengan Rp 20 miliar,” ucapnya.