Dorong Ekonomi Inklusif, Pemerintah Perluas Dukungan bagi UMKM

Ilustrasi UMKM. Foto: dok Liputanindo.id


Jakarta: Pemerintah Indonesia Lanjut mendorong peran sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Demi memperkuat kestabilan ekonomi di dalam negeri.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan sektor UMKM menjadi peran Krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi keluarga dan masyarakat Indonesia.

“Jadi keberadaan keberadaan UMKM sangat Krusial Berkualitas Demi ekonomi negara, ekonomi daerah, maupun ekonomi keluarga,” kata Qodari usai menghadiri agenda sosialisasi dan pendampingan BPOM & Halal di Tangerang Selatan, Banten, dikutip dari Antara, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia mengatakan, dalam pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif dan menyejahterakan Sekalian pihak. Kendati melalui kolaborasi seluruh instansi terkait harus Dapat mewujudkan pergerakan ekonomi yang berpusat pada rakyat.

“Karena memang dari berbagai kategori usaha, besar, sedang, kecil, menengah, memang yang paling banyak itu adalah UMKM dan sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi,” kata dia.

 


(Ilustrasi UMKM. Foto: Freepik/Pikisuperstar)
 

Sertifikasi dan legalitas UMKM

Sebagai komitmen dalam mendukung dan memperkuat sektor UMKM ini, pemerintah telah memberikan banyak dukungan salah satunya pemberian perhatian melalui lembaga seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Demi memberikan sertifikasi dan legalitas terhadap UMKM tersebut.

“Dan ini Sekalian Dapat terselenggara juga karena dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dari dinas yang berkaitan dengan UMKM,” tutur dia.

Selain itu, sebagai langkah Konkret yang telah dilakukan pemerintah juga melalui program nasional pemberdayaan UMKM dan koperasi, serta peningkatan akses digital dan keuangan yang membantu UMKM terintegrasi ke dalam rantai nilai Dunia.

“Nanti produk-produk UMKM itu Dapat masuk ke pasar yang lebih luas. Bukan hanya online, tapi juga Dapat masuk ke minimarket, masuk ke Koperasi Merah Putih, Dapat masuk ke tempat-tempat yang Membangun omzetnya menjadi meningkat,” ungkap Qodari.