Ditjenpas relokasi massal napi di Lapas Jambi dan Bagansiapiapi

Ditjenpas relokasi massal napi di Lapas Jambi dan Bagansiapiapi

Relokasi ini dalam rangka peningkatan kualitas pembinaan dan keamanan di Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan relokasi massal narapidana di Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi, Riau ke lapas baru dengan kapasitas lebih luas.

Juru Bicara Ditjenpas Rika Aprianto yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, menjelaskan jumlah napi dari Lapas Kelas IIA Jambi yang direlokasi sebanyak 1.553 orang, dan di Lapas Kelas II Bagansiapiapi, Riau sebanyak 990 orang.

“Relokasi ini dalam rangka peningkatan kualitas pembinaan dan keamanan di Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi,” kata Rika.

Kondisi kedua lapas ini sebelumnya mengalami kelebihan daya tampung Penduduk binaan. Seperti Lapas Kelas IIA Jambi yang lelet berkapasitas 417 orang. Kini, bangunan lapas baru yang terletak di Sangeti, Kabupaten Muaro Mempunyai kapasitas 952 orang.

“Lapas Jambi yang lelet sangat rentan mengalami banjir, sehingga berpotensi mengganggu Penyelenggaraan pembinaan, perawatan serta berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Sedangkan Lapas Bagansiapiapi lelet berkapasitas 98 orang. Kini lapas baru yang terletak di Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir Mempunyai kapasitas Demi 1.500 orang.

“Kapasitas hunian Lapas Bagansiapiapi baru jauh lebih besar dari kapasitas hunian sebelumnya. Lapas ini mengalami over kapasitas Tamat dengan 1.000 persen,” ujarnya.

Rika menambahkan, proses relokasi massal ini dipimpin Direktur Kepatuhan Internal Tatan Dirsan Atmaja beserta tim, Kepala Kantor Kawasan Ditjenpas Jambi dan Kepala Kantor Kawasan Ditjenpas Riau.

Penyelenggaraan relokasi Lapas Bagansiapiapi berlangsung Kamis (4/6), sedangkan Lapas Jambi, Sabtu (6/6).

“Proses relokasi napi Lapas Jambi dan Lapas Bagansiapiapi terlaksana dengan Terjamin, dan zero insiden berkat sinergitas yang solid antara Tim Ditpamintel, Kanwil Riau, Lapas Bagansiapiapi, serta jajaran TNI-Polri,” kata Rika.