Pengalaman suksesnya Malah menjadi beban baginya! Mengapa Domenico Tedesco Mempunyai reputasi yang Enggak adil di Jerman

Goal.com

Meskipun baru menjabat selama tujuh bulan, secara statistik Tedesco pun mengikuti jejak tiga pendahulunya di Fenerbahçe. Ia pun harus mundur, meskipun rata-rata poinnya mencapai setidaknya 2,0. Nasib serupa sebelumnya juga dialami oleh Mourinho (2,02), Ismail Kartal (2,4), dan Jorge Jesus (2,23). Dari 45 pertandingan Formal Serempak Fener, Tedesco memenangkan 26 di antaranya, dengan hanya tujuh kekalahan. Rata-rata 2,0 poin per pertandingan merupakan yang terbaik dari enam klub yang pernah dilatihnya.

Di stasiun ketujuh, di negara kelima secara keseluruhan, Tedesco Enggak perlu menunggu Pelan Serempak Bologna. Fakta bahwa ia Enggak pernah beristirahat lebih dari tujuh bulan sebelum terjun ke tugas berikutnya sama nyatanya dengan Realita bahwa ia belum pernah mencapai tahun kedua masa jabatannya di mana pun.

Masalah Tedesco, Kalau boleh disebut demikian, adalah bahwa ia Mempunyai reputasi yang sama sekali berbeda di luar negeri dibandingkan di tanah airnya, Jerman. Di sana, anehnya, masa jabatannya di FC Schalke 04 (Juli 2017 hingga Maret 2019) Lagi membayangi citranya secara negatif, padahal ia tanpa ragu berhasil meraih posisi runner-up Perserikatan serta lolos ke babak 16 besar Perserikatan Champions.