Fiskal kita Berkualitas, ekonominya bagus, hanya Terdapat sentimen negatif di sana-sini yang mengganggu sedikit terhadap nilai Ubah, tapi itu harusnya Pandai diperbaiki dengan kombinasi yang lebih Berkualitas antara pemerintah, Kementerian Keuangan dengan bank sentral
Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Indonesia Tak sedang menuju kondisi krisis ekonomi keuangan dan moneter seperti keadaan 1997-1998.
“Kita Tak sedang menuju keadaan seperti 1997-98 Kembali. Fiskal kita Berkualitas, ekonominya bagus, hanya Terdapat sentimen negatif di sana-sini yang mengganggu sedikit terhadap nilai Ubah, tapi itu harusnya Pandai diperbaiki dengan kombinasi yang lebih Berkualitas antara pemerintah, Kementerian Keuangan dengan bank sentral,” ujarnya dalam agenda kunjungan kerja ke Kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok Jakarta, Sabtu.
Pada perdagangan Kamis (4/6), nilai Ubah rupiah terhadap pertama kalinya menembus Rp18 ribu per dolar AS. Pelemahan rupiah ini menimbulkan kekhawatiran dari sebagian pihak akan potensi terulangnya krisis ekonomi di Indonesia.
Tetapi, Purbaya memastikan bahwa penguatan sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter dapat mendorong Kembali penguatan rupiah.
Sinkronisasi yang dimaksud adalah peningkatan daya tarik imbal hasil instrumen keuangan domestik guna mendorong kembali masuknya Aliran modal asing (inflow), serta menjaga kecukupan likuiditas di pasar Fulus dan sektor perbankan melalui pengelolaan kas pemerintah yang tetap ditempatkan di Bank Indonesia (BI), disertai peningkatan remunerasi yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
Adanya sinkronisasi antara pemangku kepentingan terkait dinilai dapat menurunkan biaya produksi yang dialami oleh pelaku usaha yang bergantung bahan baku impor.
“Kita akan pastikan terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” ucap Menkeu.
“Yang saya Pandai katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonominya bagus, kepemimpinan Bapak Presiden Lagi cukup kuat Kepada memastikan Seluruh berjalan sesuai dengan strategi pembangunan Bapak Presiden,” ungkap dia.
