Cadangan devisa Jepang catat penurunan bulanan terbesar pada Mei 2026

Cadangan devisa Jepang catat penurunan bulanan terbesar pada Mei 2026

Tokyo (ANTARA) – Aset cadangan devisa Jepang pada bulan Mei turun 5,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menandai penurunan bulanan terbesar yang pernah tercatat, kata Kementerian Keuangan pada hari Jumat.

Data yang dirilis oleh kementerian tersebut menunjukkan aset cadangan Formal berada di level 1,31 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp18.039) pada akhir Mei, turun 77,11 miliar dolar AS dari akhir April, yang menandai penurunan terbesar, Bagus dalam hal persentase maupun volume sejak data sebanding tersedia pada April 2000.
Data sebelumnya dari kementerian itu mengenai intervensi pasar mata Doku selama periode 28 April hingga 27 Mei menunjukkan otoritas Jepang telah menghabiskan rekor 11,73 triliun yen (1 yen = Rp112) Buat membendung penurunan nilai mata Doku yen.

Kementerian tersebut Kagak mengungkapkan rincian transaksi terkait intervensi mata Doku, tetapi kemungkinan besar telah menjual beberapa aset asing guna mendapatkan dolar AS Buat membiayai operasi pembelian yen, menurut Kyodo News.

Pergerakan mata Doku berfluktuasi pada 30 April, ketika yen melonjak ke Area 155 dari kisaran atas 160. Yen kemudian melemah, tetapi pada 1 Mei, 4 Mei, dan 6 Mei, mata Doku tersebut menguat dengan Segera dari Area 157 ke kisaran 155, memicu anggapan bahwa otoritas negara kembali meluncurkan intervensi.