Seorang pria berinisial A (42) Membangun laporan polisi ke Polsek Pasar Kemis setelah rumahnya digeruduk oleh Kaum di Kutabaru, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (30/5/2026) malam.
Tindakan Kaum tersebut dipicu oleh aksi A yang berulang kali menyiramkan air ke jalan dan ke arah Kaum yang hendak berangkat salat ke masjid. Dilansir dari Detikcom, perselisihan terbaru antara kedua pihak tersebut sempat berujung pada kontak fisik.
Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi menjelaskan bahwa terduga pelaku penyiraman merasa telah menjadi korban kekerasan Begitu Kaum mendatangi kediamannya.
“Keluarga A mengaku menerima kekerasan hingga Membangun laporan ke Polsek Pasar Kemis,” ujar AKP Humaedi, Kapolsek Pasar Kemis.
Pihak kepolisian sebelumnya sudah pernah memediasi A dengan Kaum serta perangkat lingkungan setempat. Tetapi, situasi kembali memanas karena A tetap mengulangi perbuatannya hingga Membangun Kaum kesal.
“Polisi sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Mulai dari motif A menyiram jalan, air yang disiramkan, hingga dugaan pemukulan yang diklaim dialami A,” kata AKP Humaedi, Kapolsek Pasar Kemis.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, aksi penyiraman air yang diduga merupakan bekas mandi dan lap kotoran anjing ini disinyalir telah berlangsung sejak tahun 2023. Begitu ini, Polresta Tangerang juga berencana Buat melakukan pengecekan langsung ke Posisi kejadian.
