Lonjakan arus Lewat lintas melanda Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) menuju arah Cikampek hingga mencapai 78,3 persen selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026. Kenaikan signifikan volume kendaraan ini tercatat bila dibandingkan dengan kondisi Lewat lintas normal.
Data PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) menunjukkan sebanyak 48.655 kendaraan melintas di kedua arah Ruas Tol MBZ pada 28 Mei 2026, seperti dilansir dari Money. Akumulasi pergerakan tersebut memperlihatkan adanya pertumbuhan sebesar 10,89 persen dari volume Lewat lintas normal yang biasanya hanya menampung 43.877 kendaraan.
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC Desti Anggraeni menjelaskan bahwa tingginya volume kendaraan tersebut merefleksikan peningkatan mobilitas masyarakat sepanjang libur panjang Idul Adha, terutama pada koridor Jakarta-Cikampek. Lonjakan arus kendaraan diproyeksikan Lagi akan berlanjut selama masa libur panjang ini.
“Total volume kendaraan menuju Cikampek melalui Ruas Jalan Layang MBZ dari mulai H-1 hingga Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 sebanyak 76.385 kendaraan atau meningkat sebesar 78,3 persen Apabila dibandingkan Lewat lintas normal sebanyak 42.841 kendaraan,” ujar Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC.
Pergerakan kendaraan secara harian menuju arah Cikampek juga Lagi memperlihatkan tren kenaikan. Tercatat sebanyak 28.860 kendaraan melintas ke arah tersebut, yang berarti naik 32,46 persen dari volume normal harian sebesar 21.787 kendaraan.
Demi menjaga keselamatan Serempak, para pengguna jalan diimbau Demi selalu waspada terhadap potensi kepadatan jalur dan situasi cuaca hujan yang dapat membatasi jarak pandang selama berkendara.
“Kami selalu mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ Demi selalu mengutamakan keselamatan, pastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya dan BBM,” kata Desti Anggraeni, General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC.
Para pengendara juga diminta Demi menaati seluruh rambu Lewat lintas serta mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan apabila rekayasa Lewat lintas situasional mulai diterapkan.
Sebelumnya, manajemen Jasa Marga memproyeksikan Terdapat lebih dari satu juta kendaraan yang meninggalkan Daerah Jabotabek selama periode libur panjang Idul Adha 2026. Perjalanan masyarakat diprediksi didominasi oleh rute menuju Trans Jawa, Bandung, serta area wisata di jalur Selatan dan Puncak.
Guna mengantisipasi kepadatan arus, Jasa Marga telah menyiapkan langkah rekayasa Lewat lintas Serempak kepolisian, mengoptimalkan layanan tempat istirahat, serta menyiagakan armada derek dan rescue selama 24 jam di ruas Tol Trans Jawa.
