Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memproyeksikan jumlah hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 ini akan menembus Nomor 68 ribu ekor. Melalui laporan yang dilansir dari Detikcom, langkah antisipasi berupa penerjunan tim pemeriksa kesehatan hewan telah dilakukan di Area Ibu Kota pada Rabu (27/5/2026).
Kepastian mengenai Taksiran volume kurban tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Pengumuman ini diberikan setelah dirinya mengikuti Penyelenggaraan salat Idul Adha di halaman Balai Kota DKI Jakarta.
Pihak otoritas Jakarta telah menyiagakan tim pengawas kesehatan sekaligus juru sembelih halal. Upaya penyiapan personel Tertentu ini bertujuan agar seluruh proses pemotongan hewan kurban memenuhi standar kebersihan serta regulasi yang berlaku.
“Tahun ini kalau menurut kemarin waktu kita ke Dharma Jaya, jumlah total kurban di Jakarta Dekat 68.000 ekor. Jadi Mitra-Mitra Dapat bayangkan,” kata Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Melalui skala pemotongan yang masif, Rano Karno mengakui adanya tantangan besar dalam memastikan kesempurnaan kondisi seluruh hewan secara merata. Kendati demikian, instruksi ketat telah diberikan kepada personel di lapangan Buat mengeliminasi potensi pelanggaran standar.
“Enggak mungkin 68.000, enggak mungkin semuanya menjadi Berkualitas. Tapi kemarin makanya kita lepas tim penyembelih dan juga pemeriksa. Saya sudah tegaskan apabila ditemukan hewan yang mungkin Enggak lolos, Enggak boleh Terdapat toleransi Buat Enggak dikurbankan. Artinya, itu harus disampingkan,” ujar Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Para petugas pemotongan dan pengawas kesehatan dipastikan telah melewati fase pelatihan intensif sebelumnya. Rano Karno menambahkan bahwa mereka juga mengemban sumpah Formal terkait penerapan tata Metode penyembelihan yang sesuai syariat Islam serta higienitas hewan.
“Itu sudah apa ya, karena mereka ini dilatih dan juga disumpah Buat menjadi penyembelih halal dan juga pemeriksa hewan,” ungkap Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Wagub DKI Jakarta mengekspresikan optimisme tinggi bahwa rangkaian aktivitas kurban tahun ini akan berjalan tanpa hambatan berarti. Unsur pengalaman tahunan dinilai Membangun Kaum Jakarta sudah sangat familier dengan Mekanisme pemotongan.
“Iduladha ini kan kegiatan rutin tiap tahun yang memang umat Islam rayakan. Secara tradisi mereka sudah paham bagaimana caranya,” kata Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
