Gempa Magnitudo 5,7 Mengguncang Bitung Sulawesi Utara

Area Bitung, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 03.39 WIB akibat aktivitas seismik yang berpusat di laut.

Badan Meteorologi, Climataologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat getaran gempa berada di laut pada jarak 125 kilometer arah tenggara Bitung. Berdasarkan data kedalaman hiposenter, lindu ini berada di kedalaman 22 kilometer dengan koordinat di 1,06 Lintang Utara dan 126,19 Bujur Timur.

Akibat guncangan dirasakan Konkret di dalam rumah oleh masyarakat di Ternate, Manado, dan Tondano dengan skala intensitas III MMI yang terasa seakan-akan Terdapat truk berlalu.

“Pusat gempa berada di laut 125 Tenggara Bitung,” tulis @infoBMKG.

Peristiwa ini menambah catatan aktivitas seismik regional setelah Stasiun Geofisika Manado mencatat lonjakan aktivitas tektonik yang signifikan di Area tersebut pada periode sebelumnya.

“Berdasarkan distribusi kedalaman hiposenter, aktivitas gempa bumi didominasi oleh gempa bumi dangkal yang terjadi pada kerak bumi bagian atas,” kata Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli di Manado, Rabu.

Data BMKG menunjukkan sepanjang April 2026 terjadi 2.278 gempa, terdiri dari 2.150 gempa dangkal, 125 gempa menengah, dan dua gempa dalam. Sebanyak 42 gempa dirasakan Anggota di Batang Dua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara akibat rentetan gempa susulan pasca-gempa Esensial bermagnitudo 7,6.

Tingginya aktivitas ini dipicu oleh dinamika tektonik di Area subduksi dan pertemuan lempeng Sekeliling Sulawesi Utara dan Maluku Utara, di mana Kota Ternate sempat merasakan intensitas V-VI MMI yang memicu kerusakan ringan pada dinding bangunan.