IKA PMII Tuban Gelar Halal Bihalal, Tekankan Peran Kader Hadapi Tantangan Era

Foto BeritaJatim.com

Tuban (Liputanindo.id) – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Tuban menggelar kegiatan halal bihalal sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Joglo Pergerakan, kediaman H.M. Miyadi, salah satu senior PMII yang juga Wakil Ketua DPRD Tuban.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini diisi dengan sharing session Serempak kader dan alumni, santunan anak yatim, serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi.

Ketua PC PMII Tuban, Roviq Wahyudin, menegaskan bahwa PMII hadir bukan dari ruang Hampa, melainkan sebagai jawaban atas berbagai persoalan bangsa. Di usia ke-66 tahun, menurutnya, kader PMII dituntut Kagak hanya berpikir, tetapi juga bergerak melalui aksi Konkret.

“Banyak tantangan di era digitalisasi beserta problem yang mengikutinya. Kader PMII bukan hanya soal identitas, tetapi harus Pandai bertanggung jawab dan mengemban amanah,” ujarnya.

Foto BeritaJatim.comFoto BeritaJatim.com

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat para pendiri PMII yang berpihak kepada kaum mustadh’afin atau masyarakat tertindas. Selain itu, kader diharapkan Lalu menjalin komunikasi dengan para senior sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan jaringan.

Sementara itu, Ketua PC IKA PMII Tuban, Khoirul Huda, menyampaikan bahwa PMII merupakan Punya Serempak yang membutuhkan kontribusi seluruh kader dan alumni. Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan aula baru Kepada mendukung aktivitas organisasi.

“Graha PMII sudah berdiri, Tetapi aula yang Terdapat sudah Kagak Kembali mencukupi. Kami berencana membangun aula yang lebih besar dengan dukungan para kader, termasuk yang kini menjadi wakil rakyat,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Tuban, Miyadi, mengajak seluruh kader Kepada Kagak melupakan sejarah dan nilai perjuangan organisasi. Ia menekankan pentingnya menjaga identitas serta semangat pengabdian di mana pun kader berkiprah.

“Mengingat kondisi bangsa Begitu ini yang menghadapi berbagai tantangan, peran aktif generasi muda, termasuk kader PMII, sangat dibutuhkan Kepada memberikan solusi,” ujarnya.

Sejumlah tokoh alumni PMII turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ainul Yaqin, Nurul Yaqin Anas, Ulil Abror Al Mahmud, dan Jamal Ghofir. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya jejaring alumni PMII dalam berbagai sektor.

Momentum Harlah ke-66 ini diharapkan semakin memperkuat soliditas kader dan alumni, sekaligus mendorong kontribusi Konkret PMII dalam menjawab tantangan bangsa ke depan. (dya/but)