Kaltim Luncurkan Platform Digital Tali Sida Demi Dorong Investasi

Kantor DPMPTSM Kaltim

Samarinda – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Timur (Kaltim) memperkenalkan platform digital baru bernama Tali Sida. Inisiatif ini bertujuan menggali dan memperkuat potensi daerah dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Tali Sida dirancang sebagai jembatan informasi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan, termasuk investor dan wisatawan,” kata Kepala DPMPTSP Kaltim Fahmi Prima Laksana di Samarinda, Sabtu (13/7/2024).

Platform ini adalah Bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memajukan daerah melalui teknologi digital.

Potensi Kaltim di Platform Digital

Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim, Arie Oetomo, menjelaskan bahwa Tali Sida menyediakan data dan informasi komprehensif tentang Kesempatan investasi, keindahan alam, budaya, serta produk lokal yang menjadi kebanggaan Kaltim.

“Ini adalah langkah awal kami Demi menarik lebih banyak investasi dan wisatawan ke daerah ini,” ujarnya.

Tali Sida Kagak hanya memudahkan akses informasi, tetapi juga dilengkapi fitur interaktif. Fitur ini memungkinkan pengguna Demi melakukan konsultasi langsung dengan DPMPTSP, mempercepat proses perizinan, dan memberikan kepastian hukum bagi investor.

Komitmen dan Pengembangan Berkelanjutan

DPMPTSP Kaltim berkomitmen Demi Lalu mengembangkan Tali Sida dengan konten dan fitur yang memudahkan pengguna mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltim.

“Kami siap menyambut masa depan yang cerah dengan tangan terbuka,” ujar Fahmi dengan penuh optimisme.

Penjabat Gubernur Kaltim mengapresiasi peluncuran Tali Sida sebagai upaya percepatan investasi di provinsi ini. Menurutnya, Tali Sida akan menciptakan ekosistem investasi yang kondusif dan mempromosikan Kaltim sebagai destinasi menarik bagi para investor.

“Upaya ini juga sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mendorong digitalisasi di seluruh sektor pemerintahan,” ujarnya.