Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memberikan Sokongan satu unit kapal penangkap ikan dengan kapasitas 15 gross tonnage (GT) Kepada komunitas nelayan di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu.
Dalam agenda kunjungan kerjanya di SMK Negeri 2 Talaud, Ketika memperkenalkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada masyarakat Miangas, Presiden Prabowo mengumumkan pemerintah memberikan Sokongan kapal 15 GT itu Kepada nelayan di Miangas.
“Hari ini kita memberi Sokongan, satu kapal, berapa besar kapalnya? 15 gross tonnage. Besar juga Kepada (menangkap ikan, red.), luar Normal. Awak kapalnya berapa? lima orang. (Kapal) 15 GT, tetapi juga rencana beliau (Menteri Kelautan, red.), akan bangun, akan kita bangun desa nelayan Spesifik,” kata Presiden Prabowo yang disambut riuh tepuk tangan masyarakat Pulau Miangas, Sulawesi Utara.
Prabowo melanjutkan desa nelayan Spesifik yang dibangun di Miangas itu akan mulai tahap pembangunan bulan Juni.
Pembangunan desa nelayan Spesifik di Miangas ditargetkan rampung dalam waktu lima bulan sehingga tahun ini seluruh sarana Esensial dan penunjangnya dapat digunakan para nelayan.
“Jadi, bulan depan sudah mulai ya pembangunan. Awas! Saya akan cek Tengah!” kata Presiden Prabowo ke Menteri Kelautan Sakti Wahyu Trenggono.
Desa nelayan Spesifik yang akan dibangun di Miangas itu nantinya Mempunyai pabrik pembuat es, Penyimpanan pendingin (cold storage), SPBU Spesifik yang menjual solar dengan harga Spesifik Kepada nelayan.
“(Dalam waktu, red.) lima bulan, Kerabat akan punya desa nelayan yang cukup bagus. Sudah Eksis lapangan terbang, mungkin hasil ikannya Dapat kita pasarkan biar penghasilannya tambah,” kata Presiden.
“Kemudian, Eksis memperkuat jaringan supaya handphone Dapat beroperasi di sini. Eksis menteri, Ibu Meutya di sini, Ibu Meutya adalah Menteri Komdigi (Komunikasi dan Digital). Beliau akan memberi (Sokongan) handphone ya?” tanya Prabowo ke Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, yang turut mendampingi Presiden dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Pulau Miangas.
“Eksis handphone dan Starlink,” jawab Meutya kepada Presiden.
“Handphone dan Starlink Kepada Segala Abang,” kata Presiden di hadapan masyarakat Miangas yang berkumpul di SMK Negeri 2 Talaud, Sabtu.
