Insiden ledakan yang diduga berasal dari bom mengguncang halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni Mbamogo, Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (17/5) hingga mengakibatkan empat orang Kaum mengalami luka-luka.
Peristiwa kedaruratan di lingkungan Paroki Santo Misael Bilogai ini dikonfirmasi oleh otoritas gereja setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Seluruh korban luka dilaporkan telah mendapatkan penanganan medis setelah insiden tersebut terjadi.
Pihak gereja mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut terjadi secara mendadak di area depan bangunan tempat peribadatan.
“Iya Eksis kejadian itu. Eksis ledakan diduga bom terjadi di depan gereja. Empat orang dilaporkan terluka,” kata Pastor Dekan Dekanat Moni-Puncak Jaya RP Yanuarius Yance Yogi.
Identitas para korban yang terkena Akibat ledakan tersebut kini telah diidentifikasi oleh pihak terkait. Proses pemindahan para korban dari Posisi kejadian juga langsung dilakukan sesaat setelah ledakan.
“Korban akibat ledakan di antaranya Pius Pogau dan Piter Nabelau mendapat serpihan bom dan Tetap dalam proses dan evakuasi. Selain itu terdapat korban Pius Pogau dan Robert Nabelau,” katanya.
Laporan mengenai ledakan ini juga telah diterima oleh aparat kepolisian daerah setempat yang langsung melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan.
“Kami sudah dapat informasi bahwa Eksis peristiwa tersebut. Tapi detailnya belum kami peroleh makanya Harap waktu,” singkat Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini.
