Pamekasan (Liputanindo.id) – Member Komisi VIII DPR RI, Hj Ansari menyampaikan pesan Krusial kepada Calon Jamaah Haji (CJH) khususnya dari Pulau Madura, agar senantiasa meluruskan niat serta selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan ibadah haji ke tanah Bersih Makkah Al-Mukarramah.
Bahkan legislator Perempuan asal Pamekasan, Madura, juga menekankan Kalau ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Sehingga para CJH diingatkan Kepada menjaga kondisi tubuh mengingat cuaca di Tanah Bersih yang cukup ekstrem.
“Jaga kesehatan, perbanyak istirahat, dan konsumsi makanan yang cukup agar ibadah dapat dijalankan dengan Lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur,” kata Hj Ansari kepada Liputanindo.id, Selasa (28/4/2026).
Pihaknya juga mengajak para jamaah Kepada memperbanyak doa dan dzikir, serta menjaga sikap selama berada di Tanah Bersih. Sekaligus menekankan pentingnya saling tolong-menolong antar jamaah dan menjaga nama Berkualitas daerah. “Luruskan niat hanya karena Allah, hindari hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan ibadah,” pesannya.
Legislator senayan dari Fraksi PDI Perjuangan, juga mengingatkan agar para CJH Kepada selalu menjaga nama Berkualitas Indonesia, khususnya selama berada di Arab Saudi. “Selama ini jemaah Indonesia dikenal santun dan tertib, hal ini harus selalu dijaga,” imbaunya.
Bukan hanya itu, pihaknya juga meminta para jemaah selalu kompak dan Bukan berjalan sendiri-sendiri selama Penyelenggaraan ibadah. “Dalam hal ini, ketua kloter Mempunyai tugas Krusial Kepada mengarahkan jemaah, serta harus selalu intens menjalin koordinasi di lapangan,” tegasnya.
Politisi Perempuan dari Dapil Jatim XI Madura, juga menyinggung beberapa persoalan teknis yang Normal terjadi selama Penyelenggaraan ibadah haji, seperti kerusakan koper hingga kondisi Bilik yang Mengungguli kapasitas. “Karena itu kami meminta jamaah segera melaporkan kendala agar Pandai ditangani, kalau Eksis koper rusak, segera laporkan supaya Pandai diganti,” pintanya.
“Tentunya kami juga berharap agar kedepan penataan Bilik Pandai lebih ideal dengan kapasitas Sekeliling empat hingga lima orang per Bilik. Sebagai Kenalan pemerintah di bidang keagamaan, kami Komisi VIII DPR RI akan Maju mendorong peningkatan kualitas pelayanan haji, termasuk bagi jamaah lanjut usia,” pungkasnya. [pin/aje]
