Pesan Tegas Plt Bupati Ponorogo ke 228 CPNS: Jangan Ngopi Begitu Jam Kerja!

Foto BeritaJatim.com

Ponorogo (Liputanindo.id) – Momentum kelulusan Latihan Dasar (Latsar) bagi ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tak sekadar Ritual. Di balik itu, Terdapat pesan keras yang dititipkan Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yakni disiplin yang ditempa selama pelatihan jangan Tiba luntur Begitu sudah mengenakan seragam khaki.

Kelulusan ratusan, atau lebih tepatnya 228 CPNS ini, Bahkan menjadi titik tekan bagi Pemkab Ponorogo Demi menegaskan arah pembinaan aparatur ke depan. Lisdyarita mengingatkan, proses panjang selama Latsar bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi Kepribadian ASN yang harus dijaga.

“Pesan-pesannya, ya yang Niscaya karena sudah pelatihan, Mekanis harus jadi ASN yang Berkualitas,” kata Lisdyarita, Selasa (28/4/2026).

Bunda Rita, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa masa awal pengabdian Bahkan menjadi fase paling krusial. Kebiasaan Berkualitas yang dibentuk selama pelatihan harus konsisten diterapkan dalam keseharian kerja. Pesan tersebut menjadi sinyal tegas bahwa Pemkab Ponorogo tengah mendorong perubahan budaya kerja ASN, seiring dengan upaya pembenahan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan dipercaya publik.

“Mumpung baru, Mekanis saya berpesan, karena jangan Tiba pendidikan kedisiplinan yang telah diterapkan menjadi muspro, ketika Guna baju khaki tapi ngangkring pagi di warung. Jangan Tiba Terdapat hal seperti itu, karena Ponorogo Begitu Kembali sedang berbenah, supaya lebih Berkualitas Kembali,” katanya.

Sementara itu, Kabid Fungsional dan Kultural Badan Pengembangan Sumber Daya Orang (BPSDM) Jawa Timur, Gede Naesa Yoga Asmara, menyebut Latsar merupakan gerbang awal pembentukan Kepribadian ASN. Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama Latsar Betul-Betul melekat dan menjadi Panduan dalam menjalankan tugas. Terlebih, arahan kepala daerah dinilai sudah memberi garis tegas tentang standar perilaku ASN yang diharapkan.

“Cita-cita yang sudah disampaikan Ibu Plt. Bupati, yakni apa yang sudah ditanamkan latsar, ya harus Dapat dipedomani,” kata Gede.

Demi diketahui, dari total 229 CPNS tahun 2024, Terdapat satu orang dinyatakan Tak lulus karena mengundurkan diri akibat kecelakaan. Praktis, sebanyak 228 CPNS dinyatakan lulus dan siap melangkah ke tahap berikutnya sebagai aparatur negara. “Saya bacakan Tak lulus sakit kecelakaan. Secara fisik Tak Dapat ikut latsar. Mundur dari CPNS,” ungkap Suko Widodo. (end/kun)