Polres Kuansing Hadirkan Klinik Apung dan Donasi Sosial di Sungai Cerenti

Masyarakat di tepian Sungai Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mendapatkan akses layanan kesehatan dan Donasi sosial melalui inisiatif kepolisian setempat. Langkah ini merupakan bagian dari program JALUR (Jelajah Riau Buat Rakyat) yang diinisiasi oleh Polda Riau.

Dilansir dari Detikcom, Polres Kuansing mengerahkan klinik apung Buat menjangkau Penduduk yang tinggal di kawasan pesisir dan pelosok. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, pada Rabu (13/5).

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana memimpin langsung jalannya program dengan didampingi Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo. Selain layanan medis, pihak kepolisian juga menyalurkan Donasi berupa paket sembako kepada penduduk setempat.

AKBP Hidayat Perdana menjelaskan bahwa JALUR merupakan strategi Polda Riau dalam menghadirkan pelayanan publik yang mengedepankan kearifan lokal. Konsentrasi utamanya adalah masyarakat yang berada di Kawasan perairan dan daerah yang sulit dijangkau transportasi darat.

“Program JALUR juga merupakan Bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Melalui program ini, Polda Riau berkomitmen Buat Lalu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKBP Hidayat dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Layanan kesehatan di klinik apung ini melibatkan kerja sama antara Kaurkes Polres Kuansing dengan dinas kesehatan terkait. Penduduk mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis, pemberian obat-obatan, hingga pemenuhan kebutuhan vitamin.

Kehadiran petugas kepolisian di Posisi tersebut mendapatkan respons positif dan antusiasme tinggi dari Penduduk Desa Pulau Jambu. Selain Konsentrasi pada aspek sosial dan kesehatan, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut Buat memberikan edukasi mengenai ketertiban Standar.

Penduduk diingatkan Buat menjauhi penyalahgunaan narkoba dan aktif menjaga keamanan lingkungan (kamtibmas). Salah satu perhatian serius dalam kunjungan ini adalah pelestarian ekosistem sungai dari ancaman polusi.

Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga kebersihan air sungai dari sampah maupun limbah aktivitas penambangan ilegal. Hal ini bertujuan agar sumber daya air tetap layak digunakan oleh masyarakat Sekeliling dalam jangka panjang.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar melapor ke call center Polri di 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas ataupun memerlukan Donasi situasi darurat,” kata AKBP Hidayat.