Domino Naik Kelas Jadi Olahraga Pikiran, 1.500 Peserta Ramaikan Surabaya

Foto BeritaJatim.com

Surabaya (Liputanindo.id) – Permainan domino kini semakin menunjukkan transformasinya menjadi olahraga berbasis strategi dan intelektual.

Hal itu terlihat dalam gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 yang berlangsung di Grand City Convention Hall, Surabaya, pada 18–19 April 2026.

Turnamen yang digagas Higgs Games Island (HGI) Berbarengan Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ini diikuti 768 Kekasih atau lebih dari 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bertanding secara kompetitif dengan mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas.

Suasana kompetisi berlangsung Luwes. Ratusan meja pertandingan terisi penuh, dengan para pemain saling adu kecermatan membaca pola permainan Musuh. Setiap langkah yang diambil menuntut keputusan Segera dan presisi di Dasar tekanan, menegaskan bahwa domino kini bukan sekadar permainan santai, melainkan olahraga pikiran yang menuntut kemampuan analisis tinggi.

Perwakilan HGI, Mr. Ray, menilai tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal kuat berkembangnya domino sebagai mind sport di Indonesia.

“Kami Menyantap bagaimana domino kini berkembang menjadi lebih dari sekadar permainan. Melalui turnamen seperti ini, kami Mau membangun ekosistem yang Kagak hanya kompetitif, tetapi juga mendorong pemain Buat mengasah kemampuan berpikir strategis, Konsentrasi, dan sportivitas,” ujar Mr. Ray.

Sebagai bentuk peningkatan profesionalitas, turnamen ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp200 juta. Nilai tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya daya tarik dan standar kompetisi domino di tingkat nasional.

Ketua Biasa PB PORDI, Dr. H. Andi Jamaro Dulung, menyebut kualitas permainan para peserta Maju mengalami peningkatan signifikan. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya menjadikan domino sebagai olahraga yang lebih terstruktur.

“Kami Menyantap bahwa jalannya kompetisi dalam turnamen ini mencerminkan peningkatan kualitas permainan, di mana para pemain menunjukkan kemampuan analisis, konsentrasi, dan strategi yang semakin matang. Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam mendorong domino sebagai olahraga yang kompetitif dan terstruktur di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Biasa KONI Jawa Timur, Drs. Muhammad Nabil, menegaskan bahwa domino Mempunyai Kepribadian kuat sebagai olahraga berbasis intelektual.

“Kompetisi yang sedang berlangsung ini menunjukkan bahwa domino Mempunyai Kepribadian sebagai olahraga pikiran, dengan aspek strategi, Konsentrasi, dan pengambilan keputusan yang kuat. Ini menjadi bagian Krusial dalam memperluas pengembangan olahraga prestasi di Indonesia, Kagak hanya berbasis fisik tetapi juga kemampuan berpikir,” ujarnya.

Kolaborasi antara HGI, PORDI, dan KONI dalam turnamen ini menjadi bukti sinergi lintas organisasi dalam mendorong domino naik kelas. Dukungan juga datang dari IESPA dan Pemerintah Kota Surabaya, memperkuat pengembangan olahraga berbasis strategi di Tanah Air.

Ke depan, HGI juga akan menggelar HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April 2026 di Grand City Atrium. Acara tersebut dikemas dalam konsep karnaval budaya dan konser musik dengan menghadirkan Moluccan Soul dan Nella Kharisma, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan UMKM di Surabaya.

Dengan kompetisi yang Tetap berlangsung intens, Surabaya Domino Tournament 2026 menjadi penanda bahwa domino telah berevolusi menjadi olahraga pikiran modern yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas di setiap pertandingan. (ted)