Tim SAR Gabungan Cari Pria Tenggelam di Setu Cikaret Bogor

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian besar-besaran terhadap seorang pria bernama Iwan yang dilaporkan hilang tenggelam di Setu Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Peristiwa ini bermula Begitu korban melompat ke dalam air pada Minggu (10/5/2026) Awal hari Sekeliling pukul 01.55 WIB.

Upaya pencarian melibatkan personel lintas instansi yang melakukan penyisiran menggunakan Bahtera karet serta persiapan teknis Demi penyelaman di Letak kejadian. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, saksi mata yang sedang memancing di Sekeliling Situ menjadi pihak pertama yang mengetahui insiden tersebut.

“Iya betul, ini sekarang Tengah pencarian oleh gabungan BPBD, Damkar, Polsek, Koramil dan Masyarakat,” kata Kapolsek Cibinong Kompol Joni Handoko ketika dimintai konfirmasi, Minggu (10/5/2026).

Otoritas setempat segera mengerahkan sumber daya setelah menerima laporan mengenai kejadian membahayakan Sosok (KMM) di Kawasan tersebut. Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengonfirmasi identitas korban merupakan Penduduk asal Citereup.

“Info awal telah terjadi KMM (kejadian membahayakan Sosok) di Kawasan Setu Cikaret, Sekeliling Pukul 01:55 WIB. Korban tenggelam atas nama Iwan,” kata Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor Andi Sumardi dihubungi terpisah.

Andi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, korban terlihat berada di area Setu Cikaret sebelum insiden terjadi. Muncul dugaan mengenai kondisi kesehatan mental korban berdasarkan dokumentasi foto yang beredar di masyarakat sebelumnya.

“Kronologis awalnya sih infonya (korban) Tengah di Setu Cikaret. Sepertinya kalau saya lihat dari beberapa foto, kan Terdapat foto-foto dia tuh kemarin-kemarin, sepertinya sih ODGJ ya. Tetapi soal itu dipastikan nanti ke keluarganya, kita Tetap Konsentrasi pencarian korban. Sementara itu,” imbuhnya.

Hingga Begitu ini, petugas di lapangan menerapkan berbagai metode Demi mendeteksi keberadaan korban di Dasar permukaan air. Teknik pengadukan air menggunakan mesin Bahtera dilakukan guna memicu objek di dasar Situ agar muncul ke permukaan.

“Sekarang tim Tetap penyisiran Mengenakan Bahtera karet, Maju tadi coba dengan sistem blender (memutar Bahtera) agar korbannya muncul. Sekarang sedang persiapan penyelaman juga,” kata Andi.