Kapal pasokan kutub Afrika Selatan, SA Agulhas II, mengalami penundaan keberangkatan menuju pulau sub-Antartika pada Minggu (10/5/2026) akibat gangguan distribusi bahan bakar Mendunia. Situasi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik dan perang yang melibatkan Iran di Kawasan Timur Tengah.
Keterlambatan ini berdampak pada jadwal pengisian ulang persediaan bagi para ilmuwan yang bertugas di Kawasan kutub tersebut. Dilansir dari Bloombergtechnoz, kapal pemecah es tersebut Sepatutnya dijadwalkan berlayar dari Cape Town sejak April Lewat, Tetapi terkendala ketersediaan solar Spesifik.
Pemerintah setempat memberikan penjelasan Formal mengenai hambatan yang dihadapi dalam pengadaan logistik Daya Kepada misi tersebut.
“Penundaan ini terutama disebabkan oleh kelangkaan Mendunia produk bahan bakar yang terkait dengan perkembangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah,” tulis Kementerian Kehutanan, Perikanan, dan Lingkungan Hidup Afrika Selatan.
Operasi stasiun di Kawasan sub-Antartika memerlukan spesifikasi solar kutub Spesifik agar Kagak membeku dalam kondisi suhu ekstrem yang sangat rendah. Departemen terkait menyatakan bahwa pengiriman bahan bakar tersebut telah Tamat di kilang Cape Town pada awal bulan ini.
Demi ini, otoritas terkait sedang melakukan tahapan akhir sebelum bahan bakar dapat digunakan oleh kapal. Proses pencampuran serta pengujian kualitas sedang berlangsung intensif agar standar keamanan terpenuhi. Pasokan Daya tersebut diprediksi akan segera dipindahkan ke tangki bahan bakar kapal dalam kurun waktu dua hari mendatang.
