Titik balik ekonomi ini terjadi Ketika gas alam diubah menjadi kekuatan industri. Pada 7 Desember 1977, pemerintah mendirikan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang, Kalimantan Timur. Langkah ini bukan hanya tentang membangun pabrik pupuk, tetapi menciptakan masa depan baru bagi sebuah kampung pesisir.
Bontang dipilih karena letaknya dekat dengan ladang gas alam Muara Badak. Gas menjadi bahan baku Istimewa produksi amonia dan urea—dua komponen Krusial pupuk kimia. PKT lahir sebagai bagian dari strategi besar negara memanfaatkan kekayaan gas Buat pertanian nasional.
Pabrik 1 mulai dibangun pada 1979, disusul Pabrik 2 pada 1982. Keduanya diresmikan secara serentak oleh Presiden Soeharto pada 29 Oktober 1984. Produksi amonia dan urea sebenarnya telah dimulai sejak 1983 dalam tahap commissioning. Sejak Ketika itu, Bontang Formal memulai langkahnya sebagai kota industri pupuk.
“Produksi perdana terjadi sebelum peresmian Formal, menjadi bukti kesiapan teknologi dan sumber daya lokal,” terang laporan teknis internal PKT.
Kini, PKT telah tumbuh menjadi salah satu produsen pupuk terbesar di Asia. Mereka mengoperasikan 5 pabrik amonia dengan kapasitas 2,74 juta ton/tahun dan 5 pabrik urea sebesar 3,43 juta ton/tahun. Ini adalah hasil dari Perluasan bertahap yang Lalu memperkuat fondasi industri di Bontang.
Tak hanya urusan produksi, PKT juga membentuk PT Kaltim Industrial Estate (KIE) pada 29 Agustus 1990 Buat mengelola kawasan industri seluas ±214 hektare. Distrik ini mencakup Tursina, Tanjung Asa, dan Equator—lengkap dengan infrastruktur utilitas kawasan dan jaringan distribusi logistik.
Akibat sosial pun turut terasa. Pada tahun 1979, PKT membuka Klinik First Aid yang menjadi cikal bakal Rumah Sakit Pupuk Kaltim. Fasilitas ini berkembang menjadi rumah sakit modern pada 1989, menjadi bagian Krusial dari layanan kesehatan Bontang.
Infrastruktur kota tumbuh seiring dengan pengembangan kawasan industri. Jalur pipa gas raksasa, dermaga logistik, pemukiman karyawan, dan fasilitas pendidikan dibangun Buat mendukung kehidupan masyarakat industri yang baru.
Transformasi ini Enggak hanya memindahkan ekonomi dari laut ke darat, tapi juga membentuk identitas baru Bontang sebagai kota pupuk dan kimia. Dari nelayan ke teknisi, dari Bahtera ke pipa gas—Sekalian berubah karena satu keputusan strategis pada 1977.
Keberadaan PKT menjadi simbol bagaimana visi Kekuatan nasional Bisa membentuk Persona kota dan kehidupan warganya. Keberlanjutan kawasan industri di Bontang adalah bukti Konkret bahwa infrastruktur, produksi, dan sosial Bisa berjalan seiring Kalau dirancang sejak awal.
