Gempa 7,7 guncang Jepang – ‘Goncangannya lelet, kepala Tamat puyeng’

gempa, jepang, magnitudo 7,5

Waktu membaca: 8 menit

Peringatan tsunami di pesisir Timur Laut Jepang telah diturunkan menjadi imbauan (advisory). Tetapi, aplikasi peringatan darurat NERV menegaskan Anggota tetap disarankan Demi Tak kembali ke pesisir dan menghindari perairan besar hingga imbauan Formal dicabut.

Pemerintah Jepang bahkan mengeluarkan perintah evakuasi setelah peringatan tsunami awal.

Sekeliling 156.000 orang di lima prefektur diminta meninggalkan rumah mereka.

Sebelumnya, otoritas Jepang telah menurunkan status peringatan tsunami di pesisir timur laut menjadi imbauan (advisory).

Menurut Badan Meteorologi Jepang, terdapat tiga Strata peringatan tsunami:

  • Tsunami Advisory: tingkat paling rendah, dikeluarkan Demi gelombang di Rendah 1 meter. Anggota diminta segera keluar dari laut dan meninggalkan kawasan pesisir.
  • Tsunami Warning: tingkat kedua tertinggi, dikeluarkan bila diperkirakan gelombang mencapai hingga 3 meter. Anggota di Area ini harus segera mengungsi dari pesisir dan tepi sungai menuju tempat lebih tinggi atau bangunan evakuasi.
  • Major Tsunami Warning: tingkat tertinggi, dikeluarkan bila diperkirakan gelombang lebih dari 3 meter akan menghantam berulang kali.

Meski status peringatan telah diturunkan, otoritas menekankan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan karena gelombang kecil sekalipun Bisa berbahaya.

Awalnya, otoritas Jepang memperingatkan kemungkinan datangnya gelombang tsunami kedua yang lebih besar setelah gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang kawasan lepas pantai Timur Laut negara itu.

Gelombang pertama setinggi 40cm sebelumnya tercatat di Pelabuhan Miyako, Prefektur Iwate.

Badan Meteorologi Jepang memproyeksikan gelombang tsunami Bisa mencapai hingga tiga meter di pesisir Pasifik Hokkaido dan Iwate.

Area pesisir di kedua prefektur tersebut menjadi area yang paling berisiko terdampak, dan Anggota diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Pemerintah Jepang menekankan bahwa kewaspadaan penuh sangat diperlukan, mengingat potensi gelombang susulan dapat menimbulkan Dampak serius bagi masyarakat di kawasan pesisir.

Jepang revisi kekuatan gempa dari 7,5 ke 7,7 magnitudo

Otoritas Jepang merevisi kekuatan gempa yang sebelumnya diumumkan berkekuatan 7,5 magnitudo menjadi 7,7 magnitudo.

Selain itu, kedalaman gempa juga diperbarui dari 10km menjadi Sekeliling 19km.

Revisi ini dilakukan setelah analisis lebih lanjut oleh Badan Meteorologi Jepang terkait gempa besar yang mengguncang pesisir Timur Laut negara tersebut.

‘Goncangannya lelet, kepala Tamat puyeng’ – Cerita WNI Begitu gempa

Ketika gempa terjadi Sekeliling pukul 16.52 waktu setempat, Sofya Suidasari (40) Serempak 14 orang lainnya Lagi berada di kantornya yang berada di distrik Minato, Tokyo. Mereka merasakan goncangan yang cukup kencang.

Sofya adalah WNI yang sudah tinggal di Jepang selama 20 tahun.

“Mungkin karena kantorku Terdapat di Dasar sembilan, jadi goncangannya terasa banget. Lampu gantung di kantor itu Tamat gerak mungkin 35 derajat kali,” ujar Sofya kepada Riana A Ibrahim, kontributor BBC News Indonesia di Jakarta.

.”Goncangannya juga lelet. Lewat semenit atau malah Dekat dua menit Tamat Betul-Betul hilang. Diriku Tamat puyeng.”

gempa, tsunami, jepang

Dia juga bertutur Sekeliling lima orang rekannya dari yang tersisa di kantor pun bersiap memakai helm pelindung karena getaran gempa yang besar.

“Di kantor di Jepang, di Rendah kursi itu harus Terdapat helm buat bencana.”

Usai gempa mereda, dia dan rekan-rekannya segera meninggalkan kantor.

Situasi di luar pun sangat ramai karena Sekalian orang berlomba mengejar kereta Demi Bisa kembali ke rumahnya.

Dia harus juga menjemput anaknya di tempat penitipan anak.

Di Jepang, orang Sepuh wajib mengisi formulir ketika anak masuk sekolah atau penitipan anak.

Di formulir tersebut, salah satunya berisi terkait bencana.

“Kalau Terdapat bencana, siapa yang akan jemput dan kesediaan Demi anak tetap berada di sekolah atau daycare Tamat dijemput orang yang namanya kita masukkan dalam form itu,” ungkapnya.

gempa, tsunami, jepang

Jarak dari tempat kerjanya di Distrik Minato ke rumahnya di Distrik Katsushika, Tokyo sejauh 23 kilometer.

Karena itu, Krusial baginya Demi segera mengejar kereta mengingat operasionalnya berpotensi terhenti akibat gempa.

Tetapi, sejauh ini jalur kereta Lagi beroperasi.

Hanya shinkansen dengan rute Tokyo-Aomori dan sebaliknya yang dihentikan sementara hingga pukul 21.00 waktu setempat.

Aomori merupakan pusat gempa yang terjadi hari ini.

Sejauh ini, pemerintah di Tokyo hanya mengumumkan agar Anggota tetap tenang.

Sofya Lampau menunjukkan tayangan televisi di rumahnya yang menggambarkan pejabat dari Japan Meteorological Agency (JMA) tengah menjelaskan langkah-langkah preventif dan upaya evakuasi bagi Sekalian Anggota.

gempa, tsunami, jepang

Begitu itu, tayangan di televisi tengah menampilkan tujuan Letak evakuasi bagi Anggota yang tinggal di rumah tapak hingga apartemen.

Selanjutnya, dijelaskan juga mengenai tas darurat yang harus siaga di sebelah tiap orang bahkan ketika tidur.

“Ini diulang-ulang Lalu dan enggak akan berhenti. Siaran di televisi juga isinya akan tentang ini dan update kondisi. Seperti di bagian atas ini, infonya tsunami warningnya belum dicabut. Nanti kalau sudah dicabut akan Terdapat di atas sini,” Jernih Sofya.

Dekat 20 tahun tinggal di Jepang, Sofya Berbicara pemerintah Tokyo selalu sigap dan berupaya agar situasi di Tokyo tetap terkendali sebagai pusat pemerintahan.

Dia mengaku pernah sekali hilang sinyal Begitu peristiwa tsunami 2011 dan Tewas listrik sebentar. Tetapi setelah itu, tak pernah Terdapat Tengah. Seperti sekarang ini, listrik dan sinyal internet Lagi Kondusif.

Dia juga menuturkan Sekeliling 15 tahun, sistem peringatan Awal gempa Bisa langsung terdeteksi di tiap ponsel Anggota.

“Jadi, kalau gelombang gempanya mau Tamat di tempat kita, Sekeliling 3-5 detik itu Terdapat alarm yang akan bunyi di ponsel kita cukup keras. Bahkan pas tidur saja Bisa terbangun karena sengaja dibuat enggak nyaman bunyinya,”

“Tadi, alarm di ponsel itu enggak Terdapat di Tokyo karena gelombangnya Tamat di sini Tak terlalu besar Jika Rupanya goncangannya keras. Karena Terdapat batas minimum gempanya seberapa yang memicu alarm di ponsel.”

Pernah sekali Terdapat kesalahan teknis yang mengakibatkan alarm tersebut berbunyi di Tokyo, tapi Sofya Berbicara pemerintah langsung mengadakan jumpa pers dan meminta Ampun.

‘Rasanya aneh lihat dinding dan Dasar bergoyang’

David Park, 31 tahun, Anggota Kota Leeds, UK, Serempak Diana dan Alin (asal Newscastle), berada di Hakodate Begitu gempa mengguncang Jepang.

Dia menceritakan kepada BBC bahwa dia dan Kawan-temannya merasakan gempa ketika sedang menunggu di hotel di Hakodate.

“Begitu kami duduk di lobi, tiba-tiba terdengar gemuruh. Tak lelet kemudian, bangunan mulai bergoyang dan ponsel Sekalian orang berbunyi alarm darurat gempa. Sekeliling 30 detik kemudian, muncul peringatan tsunami,” ujarnya.

Gempa, Jepang, tsunami

David mengatakan guncangan berlangsung Sekeliling 20 hingga 30 detik.

“Rasanya Betul-Betul aneh Menyantap Dasar dan dinding bergerak, serta lampu dan tanaman bergoyang.”

Menurutnya, Sekalian orang kemudian berkumpul Demi menyaksikan siaran televisi yang menampilkan peringatan gempa dan tsunami.

“Tak Terdapat yang panik, tapi Jernih Terdapat rasa waswas,” ungkapnya.

Setelah itu mereka menuju bandara. David menuturkan banyak toko tutup dan mereka sempat terjebak Mandek.

Dalam perjalanan, mereka juga mendengar sirene peringatan tsunami berbunyi di berbagai tempat.

Peringatan gelombang tsunami yang lebih besar

Dalam konferensi pers terbarunya, Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa gelombang tsunami yang lebih besar mungkin akan menyusul setelah gelombang pertama.

Peringatan tsunami telah dikeluarkan Demi sebagian Area Hokkaido dan Prefektur Iwate.

Sebelumnya, gelombang Tsunami pertama telah mencapai pesisir timur Jepang, setelah gempa 7,5 mengguncang kawasan pantai Timur Laut negara itu, Tak jauh dari Prefektur Iwate.

gempa, jepang, tsunami, magnitudo 7,5

Media-media lokal melaporkan bahwa gelombang tsunami pertama telah mencapai Prefektur Iwate, dengan satu gelombang setinggi 40cm tercatat di Pelabuhan Miyako.

Badan Meteorologi Jepang memperkirakan gelombang tsunami Bisa mencapai hingga tiga meter di pesisir Pasifik Hokkaido dan Prefektur Iwate.

Kereta Segera di Area Timur Laut Jepang ditangguhkan

Sejumlah layanan kereta Segera Shinkansen di Area Timur Laut Jepang ditangguhkan akibat gempa 7,5 magnitudo, menurut operator transportasi.

Beberapa jalur yang melayani ibu kota Tokyo juga terdampak. Di antaranya adalah:

Foto ini menunjukkan situasi di stasiun kereta api yang ramai saat layanan Shinkansen dihentikan setelah gempa bumi melanda Jepang utara, di kota Sendai, Prefektur Miyagi, 20 April 2026.

Tsunami pertama Letih pesisir timur Jepang

Sebelumnya, gelombang Tsunami pertama telah mencapai pesisir timur Jepang, setelah gempa 7,5 mengguncang kawasan pantai Timur Laut negara itu, Tak jauh dari Prefektur Iwate.

Media-media lokal melaporkan bahwa gelombang tsunami pertama telah mencapai Prefektur Iwate, dengan satu gelombang setinggi 40cm tercatat di Pelabuhan Miyako.

Badan Meteorologi Jepang memperkirakan gelombang tsunami Bisa mencapai hingga tiga meter di pesisir Pasifik Hokkaido dan Prefektur Iwate.

Otoritas setempat mengimbau Anggota di kawasan pesisir Demi tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi, mengingat potensi Dampak gelombang besar terhadap daerah padat penduduk.

Sebelumnya, otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa 7,5 magnitudo mengguncang kawasan pantai Timur Laut negara itu, Tak jauh dari Prefektur Iwate.

Berapa kekuatan gempa yang guncang Jepang?

Badan Meteorologi Jepang mengonfirmasi bahwa gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang lepas pantai Sanriku pada pukul 16:52 waktu setempat

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman Sekeliling 10km.

Otoritas setempat Lalu memantau Dampak gempa, termasuk potensi tsunami dan risiko lanjutan di Area pesisir timur laut Jepang.

Gelombang laut diperkirakan akan mencapai sejumlah Area pesisir.

Stasiun penyiaran publik NHK melaporkan, gempa terjadi pada kedalaman Sekeliling 10km dan berjarak kurang lebih 100km dari pesisir Sanriku.

Menurut kantor Informasi AFP, guncangan gempa terasa hingga ratusan kilometer dari pusat gempa, termasuk di ibu kota Tokyo.

Sejauh ini belum Terdapat laporan Formal tentang kerusakan atau korban jiwa, Tetapi pihak berwenang menekankan agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi di daerah yang berisiko terdampak tsunami.

Apakah gempa berdampak ke PLTN Aomori dan Miyagi?

Situs Informasi Kyodo melaporkan bahwa sejauh ini Tak ditemukan adanya kerusakan di pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di Prefektur Aomori dan Miyagi.

Secara terpisah, operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daini menyatakan kondisi di fasilitas tersebut juga normal, menurut laporan NHK.

Pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi difoto pada bulan Februari.

Sementara itu, pemeriksaan Lagi Lalu dilakukan di Fukushima Daiichi—Letak yang mengalami kerusakan parah dengan beberapa reaktor meleleh pada 2011 setelah gempa besar dan tsunami melanda pesisir timur Jepang.

Begitu itu, ribuan Anggota harus dievakuasi dari kawasan Sekeliling, dan butuh waktu bertahun-tahun Demi menangani kontaminasi radioaktif.

Berapa kali Jepang diguncang gempa 7 magnitudo setiap tahun?

Secara statistik, Jepang mengalami gempa dengan kekuatan magnitudo 7 (atau lebih) setiap 16 bulan sekali—atau nyaris setahun sekali.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, negara ini menyumbang lebih dari 10% gempa berkekuatan enam atau lebih yang terjadi di seluruh dunia.

Gempa besar terbaru terjadi pada Desember 2025, dengan kekuatan 7,6 magnitudo di lepas pantai Prefektur Aomori.

Gempa 7,5 Guncang Timur Laut Jepang pada Desember 2025

Tetapi, peristiwa paling mematikan dalam sejarah modern adalah gempa Tohoku pada 2011 berkekuatan 9,0 magnitudo yang memicu tsunami, menewaskan lebih dari 18.000 orang, serta menyebabkan krisis nuklir di Fukushima.

Begitu peringatan tsunami dikeluarkan pada 2011, banyak Anggota Tak menyangka gelombang akan sebesar itu dan Tak mengungsi ke tempat yang cukup tinggi.

Kini, pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan dan imbauan tsunami serta mendesak Anggota Demi segera meninggalkan kawasan berisiko.

Sejak 2011, edukasi publik mengenai bahaya tsunami semakin digencarkan, termasuk penjelasan bahwa gelombang setinggi 30cm saja dapat mengancam jiwa.

Informasi ini akan diperbarui secara berkala.