Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Punya Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mendukung transformasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang memprioritaskan keamanan dan keselamatan, serta menghadirkan layanan yang inklusif.
“Transformasi KAI mengedepankan keamanan dan keselamatan sebagai prioritas Penting, sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Dony dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Dukungan tersebut ia sampaikan dalam rapat Serempak Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Buat membahas progres Penyelenggaraan peta jalan (roadmap) pengembangan perkeretaapian nasional pada Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, Dony menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan menjadi fondasi Penting dalam transformasi layanan perkeretaapian.
Selain itu, rapat yang berlangsung dengan KAI juga menitikberatkan pada penguatan kualitas layanan, peningkatan konektivitas antardaerah, serta pengembangan sistem dan teknologi transportasi yang lebih Kondusif, efektif, dan terintegrasi.
“Serta memberi Akibat Konkret bagi kemudahan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
Pusat perhatian ini dinilai Krusial Buat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang Lalu berkembang, sekaligus mendukung efisiensi logistik nasional.
Selain itu, konsistensi ketepatan waktu layanan juga menjadi perhatian, seiring dengan meningkatnya ekspektasi publik terhadap transportasi massal yang andal.
Digitalisasi layanan serta integrasi antarmoda turut didorong Buat menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi pengguna.
BP BUMN akan Lalu mendorong langkah transformasi KAI melalui penguatan tata kelola dan strategi bisnis yang berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus memastikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
