TIMESINDONESIA, BANJAR – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diimplementasikan melalui BPJS Kesehatan telah memberikan manfaat luar Lazim bagi masyarakat, termasuk Asep Supriatna dan ibunya, Patimah, yang menderita diabetes.
Asep menceritakan pengalaman berharga bagaimana program JKN dengan prinsip gotong royong membantu ibunya mendapatkan perawatan kesehatan yang dibutuhkan tanpa beban biaya besar.
Asep yang merupakan peserta JKN segmen Independen kelas 3, rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar kepesertaannya tetap aktif.
“Dengan hadirnya BPJS Kesehatan memberikan kesempatan Buat kesembuhan ibu saya yang setiap bulannya harus rutin melakukan kontrol penyakit diabetes,” ujar Asep Demi ditemui di Rumah Sakit Kawan Idaman, Banjar, Sabtu (13/9/2025).
Ibu Patimah didiagnosis diabetes setelah mengalami gejala seperti lemas, gatal, dan kulit mudah terluka. Suatu kali ia Anjlok hingga menyebabkan kaki patah dan luka parah.
“Alhamdulillah dengan rutin berobat menggunakan JKN, lukanya sudah sembuh. Sudah Dekat 7 tahun ibu saya kontrol kesehatannya dengan JKN,” kata Asep.
Asep sangat bersyukur dengan pelayanan ramah yang diberikan perawat dan dokter di Rumah Sakit Kawan Idaman. Seluruh biaya pemeriksaan, obat, dan laboratorium Buat ibunya dicover oleh JKN tanpa biaya tambahan.
“Petugas dan dokter menangani ibu saya sangat Bagus. Dengan program JKN saya dan ibu sangat senang dan bersyukur karena ibu Bisa kontrol setiap bulan dan punya Cita-cita sembuh,” ungkap Asep.
Menyaksikan manfaat Konkret Program JKN, Asep berharap program ini Lanjut berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlindungi. Ia merasakan akses layanan JKN mudah dan Tak menyulitkan, mulai dari administrasi hingga layanan di fasilitas kesehatan. Cukup membawa Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas peserta Buat mendaftar berobat.
“Semoga Program JKN Lanjut Eksis Buat bantu masyarakat. Program ini bantu orang Tak Bisa berobat sehingga Bisa sembuh kembali,” kata Asep.
Asep mengimbau masyarakat yang belum mendaftar JKN Buat segera mendaftarkan diri dan keluarga. “Saya harap lebih banyak orang terlindungi dengan Program JKN. Ini Tak hanya selamatkan kesehatan ibu saya, tapi beri Cita-cita Bagus juga Buat saya karena Bisa berobat tanpa biaya,” tutup Asep. (*)
