liputanindo.com – Sobat sekalian, ajang reli paling ganas di dunia, Dakar Rally 2026, baru saja menyelesaikan Stage ke-10 yang berlokasi di Bisha, Arab Saudi. Dan seperti yang sudah diprediksi, fase akhir reli ini Akurat-Akurat menyajikan drama luar Normal. Stage 10 yang merupakan bagian kedua dari Marathon Stage sejauh 368 kilometer ini menjadi saksi bisu bagaimana peta persaingan gelar Pemenang dunia berubah total hanya dalam hitungan jam!

Adrien Van Beveren: Masterclass dari Honda
Pembalap andalan tim Monster Energy Honda, Adrien Van Beveren (AVB), kembali menunjukkan kelasnya sebagai spesialis padang pasir. Memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan (start di belakang rival Penting), pembalap asal Prancis ini melakukan strategi hunting yang sangat rapi.

Metodis sekali Sob, AVB Lanjut memangkas waktu dan secara dramatis berhasil menyalip Luciano Benavides Akurat di garis finis Buat mengklaim kemenangan etape ke-7 sepanjang karier Dakar-nya. Kemenangan ini sekaligus mempertegas Kendali Honda di beberapa stage terakhir.
Daniel Sanders Kehilangan Waktu
Info duka datang dari kubu KTM. Sang Pemenang bertahan, Daniel Sanders, harus menelan pil pahit di gurun Bisha. Sanders mengalami kecelakaan hebat (heavy fall) yang menyebabkan cedera pada bahu kirinya.
Meskipun secara heroik ia Bisa Bangun dan mencapai garis finis, Tetapi catatan waktunya jeblok, Sob. Sanders kehilangan waktu hingga 27 menit 50 detik. Dengan selisih waktu sebanyak itu, peluangnya Buat mempertahankan gelar Pemenang tahun Lewat secara matematis Dekat tertutup. Truly a heartbreaking day for Chucky.
Insiden Arnau Lledó & Sportivitas Dakar
Dakar bukan hanya soal kecepatan, tapi juga soal ketangguhan dan rasa persaudaraan. Di stage ini, Arnau Lledó (KTM) harus mengakhiri mimpinya setelah mengalami crash di awal stage yang menyebabkan cedera engkel serius. Lledó yang merupakan salah satu rookie terbaik tahun ini harus dievakuasi menggunakan helikopter.
Momen haru terjadi Begitu pembalap lain, Edgar Canet, menjadi orang pertama yang berhenti Buat memberikan pertolongan medis sebelum tim evakuasi datang. Inilah spirit Asli Dakar yang selalu Membangun kita kagum.

Klasemen Lazim: Duel Tipis Benavides vs Brabec
Setelah debu di Bisha mereda, klasemen Lazim kategori sepeda motor menjadi sangat ketat dan panas. Luciano Benavides memang kehilangan kemenangan stage, Tetapi konsistensinya membawa pembalap USA ini memimpin klasemen Lazim sementara.

Berikut adalah gambaran klasemen sementara setelah Stage 10:
-
Ricky Brabec (Honda)
-
Luciano Benavides (KTM) : +56 detik
-
Tosha Schareina (Honda) : +15 menit 43 detik
Bayangkan Sob, setelah ribuan kilometer melintasi gurun, jarak antara pemimpin klasemen (Brabec) dan posisi kedua (Benavides) hanya 56 detik! Ini artinya, Pemenang Dakar 2026 kemungkinan besar akan ditentukan melalui duel head-to-head antara Argentina dan Amerika Perkumpulan di etape-etape sisa.
Dakar 2026 telah memasuki fase paling Sadis. Kecepatan saja Bukan cukup, ketahanan fisik dan keberuntungan juga memegang peranan krusial. Dengan jatuhnya Sanders dan tipisnya jarak antara Benavides dan Brabec, dua stage terakhir dipastikan akan menjadi perang urat syaraf yang luar Normal.
Taufik of BuitenZorg | @liputanindo
