Liputanindo.id – Bulan Bersih Ramadan kembali menghadirkan suasana khas di berbagai belahan dunia. Tak hanya soal ibadah dan momen berbuka puasa, setiap negara Rupanya Mempunyai tradisi Aneh yang Membangun Ramadan terasa semakin istimewa dan penuh Rona.
Dilansir dari National Geographic, sejumlah tradisi seperti meriam penanda waktu berbuka hingga lampu hias yang membentang di antara menara masjid menjadi bagian dari kemeriahan Ramadan di berbagai negara. Tradisi ini bukan sekadar simbol, tetapi juga cerminan budaya dan kebersamaan yang Lanjut dijaga dari generasi ke generasi.
Yuk, simak lima tradisi Aneh Ramadhan dari berbagai penjuru dunia yang mungkin belum Anda Paham.
1. Meriam Penanda Berbuka (Iftar Cannon) – Timur Tengah
Di sejumlah negara Timur Tengah seperti Mesir dan Uni Emirat Arab, dentuman meriam menjadi penanda waktu berbuka puasa. Tradisi ini konon sudah Eksis sejak abad ke-19 dan awalnya digunakan sebagai Langkah Formal Demi memberitahu masyarakat bahwa waktu magrib telah tiba.
Hingga kini, meriam Tetap ditembakkan setiap hari selama Ramadan di Posisi-Posisi tertentu dan kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi Penduduk maupun wisatawan yang Mau menyaksikan momen tersebut.
2. Mahya Lights – Turki
Suasana Ramadan di Turki semakin semarak dengan hadirnya Mahya, Adalah rangkaian lampu yang dipasang di antara dua menara masjid. Lampu-lampu tersebut biasanya membentuk tulisan berisi pesan religius, doa, atau ucapan selamat Ramadan.
Tradisi yang sudah berlangsung sejak era Kesultanan Ottoman ini Membangun langit malam Istanbul terlihat begitu indah dan menjadi simbol khas Ramadan di negara tersebut.
3. Haq Al Laila – Uni Emirat Arab
Dirayakan Sekeliling dua minggu sebelum Ramadan, Haq Al Laila menjadi momen penuh keceriaan bagi anak-anak di Uni Emirat Arab dan beberapa negara Teluk lainnya. Anak-anak mengenakan Pakaian tradisional dan berkeliling ke rumah-rumah Penduduk Demi meminta permen, kacang, atau hadiah kecil.
Tradisi ini Bukan hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat Rekanan antar tetangga sekaligus menanamkan semangat kebersamaan sejak Awal.
4. Musaharati – Mesir dan Maroko
Di beberapa kota Uzur di Mesir dan Maroko, sosok musaharati Tetap setia berkeliling menjelang waktu sahur. Ia berjalan menyusuri gang-gang Sembari menabuh genderang atau menyebut nama Penduduk Demi membangunkan sahur.
Meski kini sudah banyak orang mengandalkan alarm ponsel, tradisi musaharati tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang memberi sentuhan klasik pada suasana Ramadan.
5. Mheibes – Irak
Malam-malam Ramadan di Irak terasa semakin hidup dengan permainan tradisional bernama Mheibes. Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua Grup besar pria yang saling menebak keberadaan cincin kecil yang disembunyikan di tangan salah satu Member Rival.
Selain menghibur, Mheibes menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menghadirkan tawa setelah seharian berpuasa.
Itu dia lima tradisi Ramadan yang Aneh di berbagai belahan dunia, kalau di daerah Anda tradisi apa yang menarik dan Aneh?
