Liputanindo.id – Instruktur Real Madrid, Xabi Alonso terbuka Buat melatih Liverpool di masa depan pada jumpa pers pra-pertandingan Perserikatan Champions 2025/2026 pekan ke-6 melawan Manchester City.
Liverpool adalah mantan klub Alonso Begitu ia Tetap menjadi pemain. Ia membela The Reds selama lima tahun dengan 210 penampilan di Seluruh kompetisi, mencetak 18 gol dan 20 assists, serta mempersembahkan empat trofi, salah satunya Perserikatan Champions.
“Tentu saja, itu sesuatu yang perlu dipertimbangkan dengan klub-klub Inggris, dengan mantan klub saya,” kata Alonso, dikutip dari laman Formal klub, Rabu (10/12/2025).
Pertanyaan wartawan kepada Alonso ini terjadi setelah posisinya di El Real sedang terancam menyusul hanya menang dua kali dalam tujuh laga terakhir di Seluruh kompetisi.
Madrid bahkan menelan kekalahan 0-2 dari Celta Vigo di kandang sendiri pada laga terakhir, yang Membikin mereka terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Barcelona.
Beberapa laporan menyebut bahwa nasib keberlanjutan Alonso sebagai Instruktur akan diputuskan dalam waktu dekat, setelah hasil pertandingan Madrid menghadapi City di Santiago Bernabeu, Kamis (11/12) pukul 03.00 WIB.
Di sisi lain, Instruktur Liverpool Arne Slot juga sedang dalam tekanan karena The Reds menelan sembilan kekalahan dari 16 pertandingan terakhir di Seluruh kompetisi.
The Reds hanya menang lima kali dalam periode sulit ini, termasuk kemenangan di Perserikatan Champions menghadapi Inter Milan, Rabu WIB.
“Tapi Buat Begitu ini, inilah tempat yang saya inginkan, dan di masa depan, kita Kagak pernah Mengerti apa yang Pandai terjadi,” kata Instruktur asal Spanyol itu.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, ia juga turut mengomentari kasus Mohamed Salah di Liverpool, setelah sang pemain tak masuk dalam skuad melawan Inter menyusul komentar kontroversialnya setelah ia dicadangkan dalam tiga laga beruntun.
Begitu mengomentari ini, Alonso juga turut menyebut nama Vinicius Junior, pemain Madrid yang sebelumnya dilaporkan bersitegang dengan dirinya.
“Itu adalah keputusan yang telah mereka buat di Liverpool. Kagak diragukan Tengah kami melewatkan banyak detail,” ucap Alonso.
“Haruskah saya memperlakukan Vinícius dengan Metode yang sama seperti Liverpool memperlakukan Salah? Begitulah Metode mereka menangani berbagai hal di sana. Jadi, bukan hak saya Buat memberikan pendapat tentang itu,” kata dia.
