VTEC sepeda motor Honda Begitu ini terlihat berbeda dengan VTEC generasi awal di mobil

liputanindo.com – Pembicaraan mengenai VTEC (Variable Valve Timing & Lift Electronic Control System) di sepeda motor Honda kembali menyeruak setelah Apabila kita lihat pada artikel terdahulu pada bagian silinder dari mesin Honda PCX160 terdapat tiga calon tempat mounting dan tempat poros dari sistem penggerak pin pemilih rocker arm mana yang akan bersentuhan dengan profil (lobe) dari camshaft. Terlihat memang VTEC yang akan ditampilkan oleh Honda ke depan pada produk-produk sepeda motornya akan Mempunyai perbedaan mekanisme dengan VTEC yang Normal kita kenal pada mobil Honda dan bahkan pada seri CB Super Four VTEC yang terkenal itu dimana sistem VTEC-nya menggunakan mekanisme Aliran/tekanan hidrolis.

http://app-okeefe.jfo7syl77y-pxr4kzxnv4gn.p.temp-site.link/2021/02/26/tech-talk-ini-bukti-bahwa-mesin-honda-pcx160-sudah-siap-Guna-vtec/

Pada sistem VTEC Tamat di sistem mutakhir yang dinamakan Honda sebagai Hyper VTEC pun tetap menggunakan dengan Aliran hidrolis dimana pada dasarnya yang ‘menggerakkan’ / mengaktuasi pin pengunci pemilihan rocker arm Buat ‘menowel’ profil camshaft Buat selanjutnya menggerakkan valve adalah Aliran hidrolik dari tekanan oli pelumas. Sementara di sistem baru seperti yang didesain Honda pada skutik dan bahkan Superbike Begitu ini sepertinya berbeda.

Cek Artikel:  Rekaan Kawasaki Z250RS Cafe . . satu, dua, dan empat silinder ala liputanindo

Apabila kita Memperhatikan pada beberapa file patent yang menunjukkan rencana Honda menghadirkan VTEC pada sepeda motor skutik, mereka Enggak terlihat kembali menggunakan sistem hidrolis, Tetapi menggunakan motor selenoid. Kenapa begitu? Kalau menurut liputanindo memang sistem solenoid sebagai pengganti dorongan hidrolis ‘penonjok pin’ adalah sebuah pilihan yang strategis Buat dilakukan di motor-motor cc kecil yang butuh penghematan cost harga produksi . . Mesin

Solenoid pada desain patent motor-motor skutik Honda ini pada dasarnya bekerja berkebalikan dengan Langkah dinamo pembangkit listrik. Dimana pada dinamo pembangkit listrik dari gerakan menghasilkan listrik, maka pada motor solenoid arus listrik yang diberikan akan menhasikan gerakan ‘tonjokan pin’. Apabila ditanya, apakah mirip dengan VVA Yamaha? Jawabannya menurut opini pribadi liputanindo secara platform desain memang mirip.

Cek Artikel:  Kiandra Ramadhipa : Best Rookie Asia Talent Cup 2024

Selain VTEC Buat skutik yang menggunakan motor solenoid. Honda akhir-akhir ini juga mendesain sistem VTEC Buat superbike yang Mempunyai beberapa perbedaan Tengah, Tetapi juga Enggak menggunakan sistem sederhana motor solenoid. Honda menggunakan motor solenoid dan hidrolis sebagai desain sistem VTEC pada superbike dimana motor solenoid tugasnya menciptakan tekanan hidrolis dari pelumas Buat menggerakkan pin pemilih alur parit dari sistem VTEC. Memang pusing membayangkan, harus dikunyah-kunyah dari artikel sebelumnya liputanindo mengenai VTEC Honda superbike.

http://app-okeefe.jfo7syl77y-pxr4kzxnv4gn.p.temp-site.link/2019/01/14/kupas-teknologi-vtec-buat-honda-cbr-fireblade-beda-dengan-vtec-Normal/

Kenapa Buat platform motor sport Honda medesain sistem VTEC yang berbeda dengan sistem VTEC di skutik? Yang pertama tentulah soal performa, mungkin Terdapat hubungannya dengan Rpm mesin dimana Buat mesin yang berevolusi lebih tinggi (Superbike) butuh sistem VTEC yang lebih handal (reliable) Tengah. Apabila kita lihat di sistem VTEC skutik, terlihat Terdapat dua jenis rocker arm Buat kedua jenis profil camshaft, sementara pada sistem VTEC Superbike terlihat Buat berpindah dari satu profil cam ke profil cam lain, tetap menggunakan satu rocker arm.

Honda disebut akan mendesain sistem VTEC ini Buat kem In dan Ex. Itu artinya Apabila Guna mesin 4 silinder segaris akan Terdapat 16 valve yang akan diberikan layanan. Kalau Guna VTEC Normal maka kebayang Terdapat berapa rocker arm tambahan yang dibutuhkan? Dari sini terlihat bahwa pada desain VTEC superbike lebih sedikit rocker arm tentunya akan Membikin sistem mesin makin ringan tho? Dan bobot adalah salah satu variabel performa yang diperhitungkan. Berkualitas VTEC desain baru buat skutik maupun superbike Honda seperti di atas Tamat Begitu tulisan ini belum diwujudkan secara real.

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

Cek Artikel:  Tim Ekonomi Prabowo Minta Buruh Tak Cemaskan Perkembangan Kendaraan Listrik

Mungkin Anda Menyukai