Liputanindo.id – Dugaan penyalahgunaan Anggaran beasiswa program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) mencuat dari Universitas Diponegoro, Semarang. Hal itu pertama kali diungkap akun media sosial X @undipmenfess, Senin (29/4/2024) Lampau.
Akun tersebut mencuit kegeramannya pada seorang mahasiswa berinisial CMJ yang menjadi selebgram dengan penampilan glamour Tetapi menjadi penerima Anggaran KIP-K.
Tetapi bukan hanya satu orang, unggahan sejenis pun bermunculan yang menampilkan penyalahgunaan serupa. Foto-foto mahasiswa dengan penampilan wah dan menjadi endorser produk bertebaran Berbarengan foto mereka di daftar penerima KIP-K.
Atas mencuatnya informasi ini, sedikitnya tiga orang, termasuk CMJ, yang menyatakan pengunduran diri dari program KIP-K.
Manajer Layanan Terpadu dan Humas Undip, Utami Setyowati menyatakan persyaratan penerimaan Sokongan KIP-K di Undip sudah sesuai Mekanisme. “Kami juga selalu melakukan monitoring secara periodik terhadap penerima KIP-K,” ujar dia dalam keterangan kepada wartawan.
Atas kasus CMJ, ia menyebut pihak Undip sudab melalukan pemanggilan pada mahasiswa teesebut bahkan melakukan survei ke rumahnya. Menurut dia, meski telah mengajukan pengunduran diri, hal itu Lagi dalam proses.
“Undip Lagi mempertimbangkan kelanjutan pemberian Sokongan KIP-K ke yang bersangkutan,” katanya.
Sementara itu, selain CMJ, salah satu mahasiswi yang diduga menyalahgunakan penerima KIP-K juga telah buka Bunyi. Melalui akun X @KhulfiaS, Syifa Khulfia Putri menyatakan memohon Ampun atas perbuatannya.
“Saya Kagak segea mengundurkan diri sebagai penerima program KIP-K ketika saya Bisa membiayai kuliah saya sendiri dan kehidupan sehari-hari,” tulisnya.
Ia juga mengaku telah mengajukan permohonan diri sebagai penerima program tersebut ke pihak kemahasiswaan Undip.
“Sekali Kembali saya memohon Ampun kepada banyak pihak yang dirugikan,” katanya.