Vikingur Reykjavik Ukir Sejarah, Penalti Kontroversial Warnai Kemenangan atas Panathinaikos

Vikingur Reykjavik Ukir Sejarah, Penalti Kontroversial Warnai Kemenangan atas Panathinaikos
Vikingur Reykjavik mencatat kemenangan bersejarah 2-1 atas Panathinaikos di leg pertama play-off Perserikatan Konferensi UEFA.(Media Sosial X)

DAVID Orn Atlason dan Matthias Vilhjalmsson membawa Vikingur Reykjavik unggul 2-0 pada leg pertama play-off Perserikatan Konferensi UEFA melawan Panathinaikos di Helsinki. Tetapi, tim tuan rumah akhirnya harus puas dengan kemenangan tipis 2-1.

Wasit Tom Harald Hagen menjadi pusat perhatian dalam akhir laga yang kacau. Kebingungan terjadi di penghujung kemenangan bersejarah Vikingur Reykjavik atas Panathinaikos, ketika Harald Hagen tampaknya mengecek layar VAR yang salah sebelum memberikan penalti kontroversial.

Ini merupakan pertama kalinya klub Islandia memenangkan pertandingan sistem gugur UEFA, tetapi momen penutup laga dipenuhi ketidakpastian.

Tuan rumah tampak nyaman setelah unggul 2-0 melalui gol David Orn Atlason dan Matthias Vilhjalmsson.

Cek Artikel:  Klasemen Aliansi Penting Inggris, Tekuk Chelsea, Manchester City Masuk ke Empat Besar

Tetapi, tim tamu Menyaksikan Kesempatan Kepada Terbangun ketika Harald Hagen memberikan penalti di menit ke-90, tampaknya karena handball dalam situasi bola Tewas.

Ahli TNT Sports, Don Hutchison, menilai keputusan memberikan penalti Kepada handball tersebut terlalu keras.

“Anda Enggak Dapat memberikan penalti Kepada itu,” kata Hutchison. “Saya Mengerti orang-orang akan bilang tangannya Sebaiknya Enggak Eksis di sana, tetapi bek di depannya menyundul bola ke rekan setimnya dari jarak satu meter. Itu Enggak Dapat disebut handball.”

Kepada meredakan kontroversi, wasit diminta meninjau kembali insiden tersebut oleh VAR Kristoffer Hagenes.

Cek Artikel:  Instruktur timnas futsal Indonesia jelaskan Dalih tak turunkan Albagir

Tetapi, situasi semakin kacau ketika Harald Hagen tampak berlari menuju layar VAR yang salah, memicu tawa James Horncastle.

“Oh, sepertinya dia Menyaksikan layar VAR yang salah, dia harus diarahkan ke yang Akurat,” kata Horncastle. “Ini awal yang Enggak baik bagi wasit.”

Tetapi, pada akhirnya Harald Hagen terbukti Akurat, karena tayangan ulang menunjukkan bahwa memang terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti Begitu situasi bola Tewas.

Ia akhirnya membatalkan keputusan handball tetapi tetap memberikan penalti Kepada pelanggaran tersebut, memberi Panathinaikos Kesempatan memperkecil ketertinggalan.

Cek Artikel:  Waktu luang Dunia Bikin Super Elang Jawa Lebih Matang Persiapan

Matt Smith dari TNT Sports Goals Show Xtra akhirnya mengurai kejadian aneh ini.

“Kami diberitahu bahwa mereka juga Menyaksikan pelanggaran,” ujar Smith. “Dapat Anda lihat Eksis lengan yang menarik pemain Rival. Jadi handball dibatalkan, dan pelanggaran kemudian ditinjau dan diberikan.”

Fotis Ioannidis sukses mengeksekusi penalti, sehingga hanya satu gol yang memisahkan kedua tim jelang leg kedua play-off Perserikatan Konferensi UEFA. (Eurosport/Z-2)

Mungkin Anda Menyukai