liputanindo.com – Veda Ega Pratama yang start dari posisi 11 pada Race 2 JuniorGP Finale di Valencia Tak memperoleh poin karena DNF semenjak lap pertama. Marco Morelli memenangkan balapan terakhir musim 2025 ini dan membuatnya finish klasemen final di posisi runner-up. Sementara Veda sendiri menyelesaikan musim rookie sekaligus musim terakhir JuniorGP-nya ini di posisi 10 klasemen.

Secara Standar dalam 12 race sepanjang musim 2025, Veda Ega Pratama absen dua balapan Jerez setelah cedera pasca highside dan terjatuh di antara tikungan 11 dan 12 pada seri pembuka JuniorGP Estoril. Sehingga dengan Race 1 Valencia, total empat kali race Veda Tak memperoleh poin.

Total pembalap asal South-Mountain alias Gunung Kidul ini meraih 70 poin penuh sepanjang musim 2025 dan menempatkan anak dari mantan pembalap Sudharmono ini di posisi 10 pada klasemen akhir JuniorGP 2025 ini.

Ini adalah kali pertama pembalap Indonesia meraih posisi Top-10 pada klasemen akhir JuniorGP semenjak Astra Honda mengikut sertakan pembalapnya di 2016.

70 poin pun tercatat sebagai poin tertinggi yang pernah diraih pembalap Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia yang menggunakan motor setara motor di Moto3 ini. Tahun depan 2026, Veda Berbarengan Zen Mitani dengan payung Honda Team Asia akan membalap di kelas Moto3 World Championship.

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo
