UMKM Jakarta Pusat Mesti Siap Bertanding di Era Ekonomi Baru

Program talkshow mendorong UMKM naik kelas. Foto: Istimewa


Jakarta: Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta Pusat, didorong naik kelas. Dorongan diberikan melalui pendekatan berbasis data, akses pembiayaan, dan kolaborasi bisnis.

“Hari ini UMKM Kagak Dapat Kembali hanya berjalan berdasarkan insting. Pelaku usaha harus Pandai membaca data konsumsi, tren ekonomi, dan potensi pasar agar dapat menentukan strategi usaha yang Pas dan berkelanjutan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Pusat, Undich Sadewo Sunu, dalam keterangan yang dikutip Kamis, 7 Mei 2026.

Hal itu diungkap Undich dalam program “SCALE UP JAKPUS: Baca Data, Buka Kesempatan, Tingkatkan Omzet UMKM JakPus”. Program itu digagas Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Jakarta Pusat.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serba Guna Penting, Gedung PTSP Dasar 2, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Pusat ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, BUMN, perbankan, hingga lembaga statistik.

 

Undich menjelaskan bahwa data ekonomi dan statistik dapat menjadi instrumen Krusial bagi UMKM dalam menentukan segmentasi pasar, pengembangan produk, hingga Perluasan usaha.

 

Sementara itu, Komisaris PT Jasamarga Related Business sekaligus Ketua Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPD HIPMI Jaya, Samira Alatas, memaparkan Kesempatan kolaborasi. Hal ini, dapat dimanfaatkan pengusaha UMKM melalui ekosistem bisnis Jasamarga Related Business.

Menurut Samira, UMKM Mempunyai Kesempatan besar Buat masuk ke dalam rantai pasok dan ekosistem usaha yang terhubung dengan layanan dan kawasan bisnis Punya Jasamarga Group.

“Ke depan, Kesempatan kerja sama dengan Jasamarga Related Business dapat menjadi ruang bagi pengusaha UMKM Buat memperluas pasar, meningkatkan kualitas usaha, serta membuka akses kolaborasi yang lebih luas,” Terang Samira.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan literasi data dan kemampuan membaca Kesempatan menjadi Unsur Krusial agar UMKM Pandai Bertanding di tengah perubahan ekonomi dan pasar yang semakin Bergerak.

Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Denny Ramdany yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif HIPMI Jakarta Pusat dalam menghadirkan program pengembangan UMKM berbasis kolaborasi dan data.

“Program seperti SCALE UP JAKPUS menjadi langkah positif dalam memperkuat kapasitas UMKM agar lebih adaptif dan Pandai Bertanding. Pemerintah Kota Jakarta Pusat tentu mendukung terciptanya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor strategis lainnya,” ujar Denny.

Staf Tertentu Kementerian Investasi/BKPM, Sona Maesana Mushonnif, juga menilai program tersebut selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekosistem investasi inklusif.

“UMKM harus menjadi bagian dari rantai nilai investasi nasional. Program seperti ini Krusial Buat membuka konektivitas antara pengusaha dengan Kesempatan investasi dan pengembangan bisnis yang lebih besar,” kata Sona.

Kepala PTSP Jakarta Pusat Iwan Kurniawan turut menyampaikan dukungannya terhadap Penyelenggaraan program ini. Yakni, sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem usaha yang semakin inklusif dan berdaya saing.

Menurut Iwan, pelayanan publik Begitu ini Kagak hanya soal administrasi. Tetapi, bagaimana pemerintah Pandai menciptakan ruang tumbuh bagi pelaku usaha.

“Kami di PTSP Jakarta Pusat mendukung penuh inisiatif SCALE UP JAKPUS karena program ini membantu UMKM memahami Kesempatan usaha, akses perizinan, hingga konektivitas terhadap ekosistem investasi dan pembiayaan,” ujar Iwan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, organisasi pengusaha, dan sektor keuangan menjadi Unsur Krusial dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan bagi UMKM di Jakarta Pusat.

“Begitu UMKM Pandai naik kelas, maka dampaknya bukan hanya pada peningkatan omzet usaha, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi daerah dan terbukanya lapangan kerja baru,” kata Iwan.

Ketua Standar BPC HIPMI Jakarta Pusat, Kukuh Akbar Hartanto, mengatakan SCALE UP JAKPUS menjadi bentuk komitmen HIPMI. Terutama, dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi pengusaha.

“Kami Mau UMKM Jakarta Pusat Kagak hanya bertahan, tetapi juga Pandai berkembang dan naik kelas melalui pemanfaatan data, akses jejaring, dan Kesempatan kolaborasi strategis,” ujar Kukuh.

Di sisi Penyelenggaraan, Ketua Organizing Committee, M. Akhyar Ridho Lubis selaku Wakil Sekretaris Standar Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPC HIPMI Jakarta Pusat membeberkan tujuan acara. Yakni, Buat memberikan pengalaman yang relevan dan bernilai bagi peserta.

“Kami memastikan setiap sesi dalam SCALE UP JAKPUS Mempunyai nilai praktis, mulai dari pemaparan data ekonomi, strategi pengembangan usaha, hingga Kesempatan akses perbankan. Harapannya, peserta Kagak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga langkah konkret Buat mengembangkan usahanya,” ungkap Akhyar.



Program talkshow mendorong UMKM naik kelas. Foto: Istimewa

Senada dengan itu, Ketua Steering Committee, Cia Mushonnif yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPC HIPMI Jakarta Pusat menekankan pentingnya kesinambungan program pasca kegiatan.

“SCALE UP JAKPUS diharapkan menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan HIPMI Jakarta Pusat dalam membina dan mengawal UMKM agar Pas-Pas naik kelas dan siap Bertanding di era ekonomi yang semakin Bergerak,” ujar Cia.

Selain menghadirkan pemaparan mengenai arah ekonomi berbasis data, kegiatan ini membahas Kesempatan. Terutama, terkait akses perbankan, pengembangan usaha, serta strategi memperluas pasar bagi UMKM.