UEA Cegat 15 Rudal dan 4 Drone Iran, Serangan Pertama Sejak Gencatan Senjata

UEA mencegat 15 rudal dan empat drone Iran, serangan pertama sejak gencatan senjata pada April Lewat.


Serbuk Dhabi: Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat 15 rudal dan empat drone yang diluncurkan Iran pada Senin, 4 Mei 2026.

Serangan ini menjadi yang pertama sejak gencatan senjata antara Teheran dan Washington mulai berlaku pada 8 April Lewat.

Kementerian Pertahanan UEA dalam pernyataannya menyebutkan bahwa rudal yang dicegat terdiri dari 12 rudal balistik dan tiga rudal jelajah, serta empat pesawat nirawak. Serangan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka sedang.

Secara terpisah, kebakaran besar dilaporkan terjadi di Fujairah Oil Industry Zone, pusat Kekuatan Krusial di pantai timur UEA, setelah area tersebut menjadi sasaran drone yang diluncurkan dari Iran.

Otoritas setempat menyatakan tiga Kaum negara India mengalami luka sedang dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Dicegatnya rudal dan drone ini terjadi usai militer Amerika Perkumpulan mengklaim telah menghancurkan enam kapal kecil Iran di Selat Hormuz.

Kementerian Pertahanan UEA mencatat bahwa sejak awal eskalasi pada 28 Februari, sistem pertahanan udara negara itu telah mencegat total 578 rudal dan 2.260 drone.

Dalam periode tersebut, serangan-serangan yang terjadi telah menyebabkan 13 orang tewas dan 227 lainnya terluka.

Ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Perkumpulan dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan menargetkan Israel serta sekutu AS di kawasan Teluk.

Konflik tersebut juga berdampak pada penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi Kekuatan Dunia.

Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada 8 April sempat meredakan konflik, Tetapi pembicaraan lanjutan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen. Sementara itu, sejak 13 April, Amerika Perkumpulan memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Lewat lintas maritim Iran di Selat Hormuz.

Baca juga:  Militer AS Klaim Hancurkan Enam Kapal Kecil Iran di Selat Hormuz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *