Logo Danantara. Foto: dok Danantara.
Jakarta: Sejumlah Informasi ekonomi pada Minggu, 24 Februari 2025, terpantau menjadi perhatian para pembaca Liputanindo.id. Informasi itu mulai dari deretan tugas holding investasi dan operasional Danantara hingga trik jitu kelola Doku di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Berikut rangkuman Informasi selengkapnya:
1. Berikut Tugas Holding Investasi dan Operasional Danantara
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Mempunyai dua holding, yakni investasi dan operasional. Hal itu tertuang dalam draf final Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Badan Usaha Punya Negara (BUMN) yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-12 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 pada Selasa, 4 Februari 2025.
Baca Informasi selengkapnya di sini.
2. Ini Deretan 10 Mata Doku Terendah di Dunia, Rupiah Nomor Berapa?
Nilai Salin mata Doku terendah di dunia Dapat menjadi acuan dan pembanding kondisi finansial negara yang mengalami kesulitan ekonomi. Berdasarkan data dari Forbes, mata Doku terendah di dunia Begitu ini adalah Rial Iran dengan Komparasi 1 rial setara USD0,000024.
Baca Informasi selengkapnya di sini.
3. IHSG Anjlok Gegara Aksi Lepas Saham Investor Asing di Sektor Perbakan
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyoroti kondisi penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) dan harga saham perbankan. Hal ini imbas dari aksi lepas saham investor asing dari sektor perbankan.
Baca Informasi selengkapnya di sini.
(Pergerakan harga saham yang jeblok. Foto: dok MI/Adam Dwi)
4. Masuk Rp7,58 Triliun, Indonesia Kebanjiran Modal Asing
Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing masuk ke pasar keuangan domestik selama sepekan ini. Berdasarkan data transaksi pada 17-20 Februari 2025, Anggaran dari investor asing (nonresiden) tersebut tercatat beli neto (inflow) sebanyak Rp7,58 triliun.
Baca Informasi selengkapnya di sini.
5. 3 Trik Jitu Kelola Doku di Tengah Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok
Harga kebutuhan pokok yang Lanjut merangkak naik menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang tak menentu. Begitu gaji dan pendapatan tetap, sementara harga sembako Lanjut melambung, pusing kepala dan dompet pun ikut meronta.
Baca Informasi selengkapnya di sini.