Trump Sebut Raja Charles Sepakat Terkait Pendirian Iran Mengenai Senjata Nuklir

Raja Charles III Ketika Bersua Donald Trump di Gedung Putih. Foto: The New York Times


Washington: Presiden Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump mengatakan pada Selasa bahwa Raja Charles III Mempunyai posisi yang sama dengannya dalam mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Selama jamuan makan malam kenegaraan Buat menghormati raja Inggris, Trump merujuk pada ketegangan Timur Tengah yang sedang berlangsung dan operasi AS di Daerah tersebut, mengatakan bahwa pemerintahannya “sedang melakukan sedikit pekerjaan di Timur Tengah Ketika ini” dan bahwa situasinya “berjalan dengan sangat Berkualitas.”

Ia mengklaim bahwa Iran telah “dikalahkan secara militer,” tanpa memberikan detail lebih lanjut, dan menegaskan kembali penentangan pemerintahannya terhadap kemampuan nuklir Iran apa pun.

“Kita telah mengalahkan Musuh tertentu itu secara militer, dan kita Tak akan pernah membiarkan Musuh itu, Charles lebih setuju dengan saya daripada saya sendiri. Kita Tak akan pernah membiarkan Musuh itu Mempunyai senjata nuklir,” kata Trump, seperti dikutip Anadolu, Rabu 29 April 2026.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang mendorong Teheran Buat merespons dengan serangan terhadap apa yang digambarkan sebagai kepentingan AS di seluruh Daerah, banyak di antaranya di negara-negara Teluk.

Gencatan senjata diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, diikuti oleh pembicaraan yang diadakan di Islamabad pada 11-12 April, tetapi negosiasi berakhir tanpa kesepakatan.

Trump kemudian mengatakan gencatan senjata telah diperpanjang atas permintaan Pakistan Sembari menunggu proposal dari Teheran.

Menjamu Raja

Trump mengatakan itu adalah “kehormatan besar” Buat menjamu Raja dan Ratu dan mengucapkan selamat kepadanya atas “pidato fantastis” di hadapan Kongres.

“Dia berhasil Membikin (politikus partai) Demokrat berdiri — saya Tak pernah Dapat melakukan itu. Saya Tak percaya! Mereka lebih menyukainya daripada yang pernah mereka sukai dari Republikan atau Demokrat mana pun,” kata Trump.

Trump juga memuji “persahabatan yang Tak seperti persahabatan lain di Bumi” antara kedua negara.

“Persahabatan kita sangat berharga, ikatan Kekal, dan kisah Konkret tentang kepahlawanan dan keterampilan yang luar Standar. Sejarah Tak pernah mengenal kekuatan yang lebih dahsyat daripada kombinasi patriotisme Amerika dan kebanggaan Inggris,” kata Trump.

Sementara itu, Raja Charles merenungkan Interaksi Kekal antara Inggris dan AS. “Kita telah berdiri Berbarengan melalui masa-masa terbaik dan terburuk,” kata Charles.

Raja juga menegaskan kembali dukungannya Buat NATO dan AUKUS, kemitraan keamanan trilateral antara Australia, Inggris, dan AS.

Charles mengatakan, “dia Tak akan pernah melupakan bahwa kebebasan kembali diserang,” merujuk pada perang Rusia yang sedang berlangsung melawan Ukraina.

“Ketika ini, kemitraan kita di NATO dan AUKUS memperdalam kerja sama kita dan memastikan bahwa Berbarengan-sama, kita menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks,” kata Charles.

Raja Charles menggambarkan sebuah kapal angkatan laut yang menurutnya Mempunyai Interaksi Aneh dengan upaya perang kedua negara, merujuk pada sebuah kapal yang diidentifikasinya sebagai kapal era pendahulu yang diluncurkan pada tahun 1944 dan kemudian dikaitkan dengan pengabdian Berbarengan Laskar Australia di Pasifik.

Nama kapal itu, katanya, adalah HMS Trump.

“Buat menghormatinya,” lanjut Raja.

“Malam ini, Tuan Presiden, saya dengan senang hati mempersembahkan kepada Anda, sebagai hadiah pribadi, lonceng Asli yang tergantung di menara komando kapal yang dinamai menurut nama Anda yang gagah berani. Semoga lonceng ini menjadi bukti sejarah Berbarengan dan masa depan yang cerah bagi bangsa kita,” imbuh Raja Charles.

Raja juga bercanda tentang komentar Trump di masa Lampau tentang sejarah Eropa. “Anda baru-baru ini berkomentar, Presiden, bahwa Kalau bukan karena Amerika Perkumpulan, negara-negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman. Berani saya katakan bahwa Kalau bukan karena kami, Anda akan berbicara bahasa Prancis,” pungkas Raja Charles.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *