Lamongan (Liputanindo.id) – Persela Lamongan menjadi satu dari sembilan klub kontestan Championship yang dinyatakan Tak memenuhi syarat lisensi klub dan terancam Hukuman pengurangan poin Buat musim depan, sehingga harus memulai kompetisi dengan poin minus.
Kondisi itu merujuk pada hasil lisensi klub yang diumumkan I-League selaku operator kompetisi sepak bola Tanah Air dua hari Lampau.
Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, mengatakan Laskar Joko Tingkir sebenarnya sudah memenuhi empat dari lima aspek Esensial yang harus dipenuhi dalam lisensi klub, yakni aspek olahraga, infrastruktur, personalia dan administrasi, hukum, serta keuangan.
“Kriteria satu Tiba empat kemarin sebenarnya sudah clear. Meskipun Eksis beberapa poin kecil yang belum lengkap, tapi statusnya Tetap Terjamin,” kata Adit, Jumat (15/5/2026).
Satu poin yang belum diselesaikan adalah aspek finansial. Penyebab Esensial keterlambatan Persela dalam menyelesaikan proses lisensi adalah transisi manajemen.
Sebenarnya tahapan lisensi klub dimulai sejak 2025, bahkan sebelum kompetisi digulirkan. Tetapi, Begitu peralihan dari manajemen Lamban ke manajemen baru pada pertengahan musim atau akhir tahun 2025, Rupanya proses lisensi klub belum dikerjakan sama sekali.
“Poin lima, kita belum Dapat menyuguhkan report finance. Karena saya baru masuk pada pertengahan Desember (2025). Jadi hasil club licensing yang keluar 2026 ini sebenarnya proses dari tahun 2025,” tuturnya.
Dengan sisa waktu yang terbatas, manajemen Persela bekerja ekstra. Bahkan, Eksis tim Tertentu yang Konsentrasi pada pengerjaan lisensi klub. Tetapi, waktunya Rupanya Tak cukup.
“Tim sudah tancap gas. Sehingga kriteria satu Tiba empat sudah beres. Sedangkan Buat aspek finansial, sebenarnya kita sudah proses, sudah diaudit, tapi waktunya sudah habis,” ujarnya.
Adit berharap, dengan terselesaikannya mayoritas aspek yang dipersyaratkan dalam proses lisensi klub, Hukuman yang akan diterima Persela Dapat lebih ringan. “Kami berharap upaya maksimal yang sudah kita lakukan Dapat menjadi pertimbangan I-League Buat memberikan keringanan Hukuman,” pungkasnya. (fak/kun)
