
SEBANYAK 25 Pekerja Migran Indonesia dideportasi dari Malaysia lewat Pelabuhan Dumai. Setelah tiba, puluhan pekerja tersebut kemudian langsung dibawa ke shelter Demi pendataan sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, pihaknya bertugas memfasilitasi pemulangan 25 PMI yang dideportasi dari Malaysia.
“Kami BP3MI Riau baru melayani fasilitas pemulangan PMI terkendala yang dideportasi dari Malaysia. Jumlahnya 25 orang,” kata Fanny, Rabu (12/2).
Dijelaskannya, para PMI yang dideportasi terdiri dari 19 Lelaki dan 6 Perempuan. Mereka berasal dari berbagai daerah, Ialah Aceh satu orang, Sumatra Utara tiga orang, Sumatra Barat dua orang, Sumatra Selatan dua orang, Lampung dua orang, Jawa Barat tiga orang, Jawa Tengah tiga orang, Jawa Timur lima orang, dan Nusa Tenggara Barat empat orang.
Menurutnya, para PMI tersebut dideportasi setelah menjalani hukuman di Malaysia selama kurang lebih lima bulan. Rata-rata mereka ditangkap karena pelanggaran Berkas, seperti Berkas Nihil, Bukan lengkap, atau overstay.
Selain 25 PMI yang telah dipulangkan, BP3MI Riau juga mencatat akan Eksis tambahan 38 orang Tengah yang dijadwalkan tiba pada Sabtu mendatang.
“Sesuai SOP, setelah penjemputan di Pelabuhan Dumai, kita bawa semuanya ke shelter Demi pendataan, interview, serta dilanjutkan pemulangan ke daerah asal,” pungkasnya.(H-3)