Surabaya (Liputanindo.id) – Instruktur Bernardo Tavares menegaskan Konsentrasi Penting timnya jelang laga melawan Madura United, Jumat (17/4/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Instruktur asal Portugal itu menekankan pentingnya memperbaiki kesalahan, menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, serta memaksimalkan Kesempatan yang Terdapat.
“Kalau pemain Enggak menunjukkan bahwa mereka Ingin mengubah hasil pertandingan terakhir, hal itu Enggak akan terjadi dengan sendirinya,” kata Tavares, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, pertandingan kali ini harus menjadi momentum perubahan. Para pemain dituntut menunjukkan mentalitas baru setelah kekalahan pada laga sebelumnya.
Kekalahan 0-3 Ketika menghadapi Persija Jakarta menjadi bahan Penilaian Krusial, terutama terkait kesalahan yang Enggak boleh terulang.
Di sisi lain, kondisi tim juga belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain dipastikan absen, sementara lainnya belum berada dalam kondisi terbaik. Meski demikian, Persebaya tetap berkomitmen tampil maksimal.
“Kami berharap pemain yang menjadi starter maupun yang datang dari bangku cadangan dapat membantu tim lebih banyak dibandingkan pertandingan sebelumnya,” ucapnya.
Tavares juga menilai catatan positif Persebaya dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Madura United Enggak akan berarti Kalau tim Enggak Bisa menunjukkan performa lebih Berkualitas di lapangan.
Penilaian menyeluruh telah dilakukan setelah dua kekalahan Lawatan terakhir, termasuk memperbaiki koordinasi dan penguasaan bola agar Enggak mudah kehilangan bola. “Kami terlalu mudah kehilangan bola Ketika melawan Persija, dan itu harus diperbaiki,” tuturnya.
Sementara itu, pemain Persebaya, Risto Mitrevski, memastikan tim telah melupakan hasil Jelek sebelumnya dan kini Konsentrasi penuh menghadapi laga berikutnya. “Kami Enggak Dapat Lanjut memikirkan pertandingan terakhir. Kami harus Konsentrasi Buat besok,” kata Mitrevski.
Ia menilai Madura United tetap menjadi Rival berbahaya meski berada di papan Rendah, karena Mempunyai motivasi tinggi Buat Bangun.
Menurutnya, Persebaya harus merespons dengan kerja keras dan sikap yang sama agar Enggak mengalami kesulitan. “Kalau kami Enggak merespons dengan kerja keras dan sikap yang sama, kami akan menghadapi masalah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya bermain sebagai satu kesatuan, Berkualitas Ketika bertahan maupun menyerang, demi meraih hasil maksimal di kandang. “Kami harus bertahan sebagai satu unit dan menyerang sebagai satu tim. Kami akan memberikan segalanya Buat mendapatkan tiga poin,” tutupnya. (way/kun)
