Liputanindo.id – Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menanggapi soal pembubaran kabinet perang oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Lapid mendesak agar Netanyahu membubarkan pemerintah daripada kabinet perang.
“Daripada membubarkan kabinet perang, sebaiknya pemerintah Israel dibubarkan,” tulis Lapid di akun X miliknya.
Netanyahu sebelumnya Formal membubarkan kabinet perang yang dia bentuk pada 11 Oktober 2023. Kabinet perang itu terdiri dari Menteri Pertahanan Yoav Gallant, Ron Dermer, Gadi Eizenkot,pemimpin partai Shas Aryeh Deri, serta Netanyahu sendiri.
Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan mengadakan konsultasi mengenai perang Gaza dengan sekelompok kecil menteri, termasuk Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer yang pernah bergabung di kabinet perang.
Perdana menteri telah menghadapi tuntutan dari Kenalan nasionalis-Keyakinan dalam koalisinya, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, Buat dimasukkan dalam Kabinet perang, sebuah langkah yang akan meningkatkan ketegangan dengan Kenalan Dunia termasuk Amerika.
Lembaga tersebut dibentuk setelah Gantz bergabung dengan Netanyahu dalam pemerintahan persatuan nasional pada awal perang pada bulan Oktober dan juga menyertakan Kenalan Gantz, Gadi Eisenkot dan Aryeh Deri, ketua partai keagamaan Shas, sebagai pengamat.
Tetapi Gantz dan Eisenkot meninggalkan pemerintahan pekan Lewat, karena menilai Netanyahu gagal menyusun strategi perang Gaza.