Sinkronisasi APBN Demi Program 3 Juta Rumah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Ketika konferensi pers Serempak Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Kemenkeu/Biro KLI/Leonardus Oscar.

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mensinkronkan seluruh kebijakan dan instrumen keuangan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan kebijakan dari Bank Indonesia (BI) Demi mendukung Penyelenggaraan Program 3 Juta Rumah.

“Kami mengundang di tempat kita Demi Dapat mensinkronkan seluruh policy dan instrumen keuangan, Berkualitas itu yang Terdapat di APBN maupun dari kebijakan BI, entah melalui makroprudensial maupun melalui mekanisme yang Dapat dilakukan oleh Bank Indonesia Demi mendukung sektor perumahan,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dilansir laman Kemenkeu, Sabtu, 22 Februari 2025.

Cek Artikel:  Dolar AS Betah di Kisaran Rp15.700, Pasar Khawatir Perang Palestina-Israel Memanas

 

Menkeu mengatakan pemerintah melalui Undang-Undang APBN 2025 telah memberikan dukungan sebanyak 220 ribu rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Itu sudah dialokasikan Rp18 triliun dalam bentuk FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) Demi fasilitas likuiditas, yang dikombinasikan dengan PMN (Penyertaan Modal Negara) di PT SMF (Sarana Multigriya Finansial) Demi mendukung 220 ribu MBR yang pinjaman bunganya hanya lima persen selama 20 tahun,” ungkap Menkeu.

Menkeu Tetap akan mencari berbagai instrumen Demi memenuhi Sasaran anggaran Program 3 Juta Rumah yang akan didiskusikan dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Pak Ara (Menteri PKP) dalam hal ini Mempunyai Sasaran yang lebih tinggi, dan kita mendukung dengan mencoba mencari berbagai instrumen yang akan kita ikhtiarkan. Sudah ditemukan beberapa Langkah yang nanti akan difinalkan lebih lanjut oleh tim teknis, Berkualitas dari kami di Kementerian Keuangan, Pak Erick (Menteri BUMN) dari BUMN, dan Pak Gubernur dari sisi instrumen yang Terdapat di dalam kewenangan otoritas moneter,” Jernih Menkeu.

Cek Artikel:  Gandeng RSUD Kebayoran Pelan, Bank DKI Perluas Digitalisasi


Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: dok Kemenkeu/Biro KLI/Leonardus Oscar

Pemerintah yakni dapat meningkatkan skala program 3 juta rumah

Menkeu optimis pemerintah dapat meningkatkan skala program tersebut Demi memenuhi Sasaran tiga juta rumah bagi MBR. Selain itu, pemerintah juga Mempunyai instrumen lain, seperti perbaikan rumah bagi masyarakat dan juga skema Donasi Doku muka.

“Ini semuanya Terdapat di dalam APBN dan kita akan Lanjut Pengkajian, bahkan juga kalau perlu ditingkatkan skalanya sehingga Sasaran yang Ingin dicapai sedapat mungkin Dapat dicapai. Skala Demi meningkatkannya ini yang sedang kita bahas Serempak Bank Indonesia, kami, serta sektor perbankan, terutama Himbara yang di Dasar Pak Erick. Ini semuanya kemudian Dapat menciptakan dukungan Berkualitas ke sisi suplai, Ialah para produsen rumah, maupun dari sisi demand, Ialah masyarakat terutama yang berpendapatan rendah,” ujar Menkeu.

Cek Artikel:  Tips dan Strategi Dampaktif untuk Memulai Bisnis Baru

Mungkin Anda Menyukai