Sempat Kena OTT KPK, Mantan Wali Kota Samanhudi Daftar Ketua KONI Blitar

Foto BeritaJatim.com

Ringkasan Berita:

  • Mantan Wali Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, mengejutkan publik dengan mendaftar sebagai calon Ketua KONI Kota Blitar. Dorongan komunitas olahraga mendorong langkah ini Demi membenahi prestasi olahraga yang tertinggal.
  • Ia Ingin mengevaluasi manajemen cabang olahraga dan mengembalikan kejayaan olahraga kota. Dukungan Sahabat-Sahabat dan komunitas olahraga menjadi Argumen Esensial langkahnya.
  • Mantan Wali Kota dan atlet ini berkomitmen membenahi prestasi olahraga setempat, meski rekam jejak hukumnya Lagi melekat. Penilaian menyeluruh menjadi strategi jangka pendeknya.

Blitar (Liputanindo.id) –  Mimbar olahraga Kota Blitar dipastikan bakal menghangat. Mantan Wali Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, secara mengejutkan “turun gunung” dan mendaftar sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar.

Langkah ini menandai kembalinya sosok yang akrab disapa Pak Ud tersebut ke ruang publik, setelah sebelumnya sempat menyita perhatian nasional akibat tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait suap proyek pembangunan gedung SMPN 3 Blitar serta keterlibatannya dalam kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar beberapa waktu Lewat.

Begitu dikonfirmasi mengenai motif di balik pencalonan dirinya, Samanhudi menegaskan bahwa keputusan ini diambil bukan tanpa Argumen. Ia mengaku mendapatkan dorongan kuat dari komunitas olahraga dan rekan-rekan sejawatnya yang Resah Menonton arah prestasi olahraga di Kota Patria (julukan Kota Blitar) Begitu ini.

“Pertama, saya dapat dorongan dari Sahabat-Sahabat Demi mencalonkan. Dan saya prihatin Menonton kondisi olahraga di Kota Blitar makin hari kok makin tertinggal, itu aja,” ungkap Samanhudi pada Senin (11/5/2026).

Sebagai putra daerah yang pernah memimpin Blitar, Samanhudi merasa terpanggil Demi membenahi ketertinggalan tersebut. Ia bahkan menggunakan istilah Jawa “cancut” yang berarti menyingsingkan lengan baju atau segera mengambil tindakan nyatauntuk menggambarkan tekadnya mengembalikan kejayaan olahraga Blitar ke masa keemasannya.

“Akhirnya kami cancut Demi gimana Dapat (prestasi olahraga) Kota Blitar seperti Era saya dulu,” imbuhnya.

Samanhudi mengklaim Mempunyai modal personal yang kuat Demi memimpin induk organisasi olahraga tersebut. Selain pernah menduduki jabatan struktural di pemerintahan, ia juga menegaskan latar belakang dirinya yang merupakan seorang mantan atlet.

Ketika ditanya mengenai program kerja jangka pendek Demi mendongkrak prestasi atlet Kota Blitar, Samanhudi menyatakan akan langsung melakukan Penilaian menyeluruh terhadap manajemen dan performa cabang olahraga (cabor) yang Eksis di Dasar naungan KONI.

“Ya semuanya Demi mengevaluasi. Kebetulan saya juga kan mantan atlet. Nanti akan saya. pertama kan harus Penilaian dulu, Mas,” pungkasnya secara diplomatis.

Kehadiran Samanhudi Anwar dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kota Blitar ini diprediksi akan memicu dinamika dan Obrolan hangat di kalangan pencinta olahraga maupun pengamat politik lokal.

Kendati bayang-bayang rekam jejak hukumnya Lagi melekat di ingatan publik, pengaruh ketokohan dan basis massa yang dimilikinya dinilai Lagi menjadi Unsur yang diperhitungkan dalam bursa kepemimpinan olahraga di Kota Blitar. [owi/suf]