Sarat Reuni, Persela Lamongan Tantang PSIS Semarang di Stadion Jatidiri

Foto BeritaJatim.com

Lamongan (Liputanindo.id) – Persela Lamongan akan menantang tuan rumah PSIS Semarang pada pekan ke-17 Championship 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/1/2026).

Laga ini diprediksi berjalan sengit. Selain sarat gengsi antartim, pertandingan juga dibalut nuansa reuni sejumlah pemain dan pengurus yang sebelumnya pernah berseragam Persela Lamongan, sehingga menambah tensi jelang kick-off.

Dari kubu PSIS Semarang, terdapat setidaknya enam pemain yang pada paruh pertama musim ini Lagi membela Persela. Mereka adalah Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, dan Mario Londok.

Nuansa reuni Tak hanya terasa di lapangan, tetapi juga di jajaran manajemen. Mantan CEO Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal, kini berada di kubu PSIS setelah sang istri, Datu Nova, mengakuisisi mayoritas saham tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

Sementara itu, Persela Lamongan juga membawa satu nama yang tak kalah menyita perhatian, yakni gelandang asing asal Brasil, Luan Sergio Dias. Pemain yang baru direkrut Laskar Joko Tingkir itu sebelumnya merupakan bagian dari PSIS Semarang, Tetapi Tak masuk dalam skema baru tim asal Kota Atlas.

Pertandingan kontra PSIS menjadi momentum Krusial bagi Luan Demi membuktikan kualitasnya di lini tengah, sekaligus menunjukkan kapasitas terbaiknya di hadapan mantan klub.

Menanggapi dinamika tersebut, Instruktur Persela Lamongan Bima Sakti menilai perpindahan pemain maupun perubahan di level manajemen sebagai hal yang wajar dalam sepak bola profesional. Ia meminta para pemainnya tetap Pusat perhatian dan berpikir positif menghadapi situasi tersebut.

“Dalam dunia sepak bola, siklus itu Normal. Perpindahan pemain, pergantian Instruktur, Tiba manajemen itu hal yang lumrah. Kita tetap berpikir positif,” ujar Bima Sakti dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Jumat (23/1/2026).

Meski demikian, juru taktik Natalis Balikpapan itu mengakui bahwa para pemain PSIS yang pernah membela Persela tentu memahami Watak permainan Laskar Joko Tingkir.

“Memang beberapa pemain mereka pernah main di Persela, Mekanis mereka Mengerti kelebihan dan kekurangan Persela. Tapi kami sudah antisipasi. Kami juga punya beberapa pemain tambahan dan semoga besok Sekalian Dapat maksimal sesuai Sasaran yang saya canangkan,” tambahnya.

Bima Sakti juga memastikan seluruh pemain Persela Lamongan berada dalam kondisi siap tempur. Tim telah menjalani official training di Stadion Jatidiri Demi beradaptasi dengan kondisi lapangan.

“Alhamdulillah Sekalian dalam kondisi siap. Pemain juga sudah melakukan official training. Lapangan cukup bagus meski sempat diguyur hujan dan Eksis beberapa genangan. Mudah-mudahan besok kondisinya lebih Bagus dan Tak hujan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bima menilai PSIS Semarang tetap menjadi Rival yang patut diwaspadai, terutama setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.

“Instruktur Niscaya punya Metode Demi mengembalikan motivasi pemain PSIS. Mereka kemarin kalah dari Deltras, dan saya pikir mereka akan Bangun. Itu yang harus kita antisipasi,” ucap Instruktur yang pada hari ini genap berusia 50 tahun tersebut.

Pada pertemuan terakhir di putaran pertama Championship musim ini yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Persela dan PSIS harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. [fak/beq]