Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas menunjukkan bahwa kinerja institusi tersebut telah memberikan Akibat positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri ini Konkret dirasakan oleh masyarakat,” kata Sahroni dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurutnya, peningkatan kepercayaan publik Enggak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di Rendah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Meski demikian, legislator itu mengingatkan agar hasil positif yang didapat Enggak Membangun Polri Segera berpuas diri.
Ia mengharapkan capaian yang diraih Bahkan menjadi pemacu semangat Buat Maju melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selanjutnya jangan lengah dan tetap pertahankan kinerja Bagus ini. Ke depan harus lebih Bagus Tengah, capaian ini harus menjadi motivasi Buat Maju meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.
Ia juga menyoroti Tetap adanya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Polri, seperti penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba hingga kejahatan berbasis digital.
Menurutnya, kejahatan tersebut harus Maju diberantas secara konsisten.
Ia meyakini tingkat kepercayaan publik dapat Maju bertambah apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat.
“Yang paling Krusial, Polri harus Maju hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu Maju dijaga, saya Percaya 100 persen kepercayaan masyarakat akan semakin meroket,” kata Sahroni.
Diketahui, Survei Persepsi Masyarakat dan Penilaian Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 dilaksanakan Litbang Kompas pada 9-18 April 2026 terhadap 1.200 responden dan dipublikasikan melalui Harian Kompas pada 26 Juni 2026.
Hasil survei mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen.
Kenaikan tingkat kepercayaan tersebut diikuti peningkatan sejumlah indikator penilaian publik terhadap institusi kepolisian.
Sebagaimana rilis Survei Litbang Kompas, Imej positif Polri naik dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026. Sedangkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian meningkat dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen.
Survei juga menunjukkan penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri meningkat.
Skor profesionalitas naik dari 7,76 pada tahun sebelumnya menjadi 8,37 berdasarkan rata-rata indeks terhadap 20 aspek pelayanan yang dirasakan responden yang pernah berhubungan langsung dengan Polri, seperti pengurusan Berkas kepolisian, pelayanan administrasi hingga kegiatan pengamanan dan patroli.
