Pemerintah Rusia menegaskan dukungannya terhadap Iran dalam menghadapi tekanan dari Amerika Perkumpulan di tengah situasi duka nasional Teheran. Seperti dilansir dari Detikcom, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev memimpin langsung delegasi Kremlin Buat memberikan penghormatan terakhir pada upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, pada Jumat (3/7) waktu setempat. Kehadiran utusan Moskow tersebut bertepatan dengan kedatangan berbagai delegasi asing dari sejumlah negara ke upacara pemakaman Khamenei.
Mantan pemimpin tertinggi Iran itu dilaporkan gugur akibat serangan yang dilancarkan oleh Amerika Perkumpulan dan Israel pada Februari Lewat. Melalui rekaman video yang diunggah di saluran Telegram pribadinya pasca-melayat, Medvedev menyatakan keyakinannya bahwa bangsa Iran bakal keluar sebagai pemenang dalam konfrontasi melawan AS. Sekutu dekat Presiden Vladimir Putin itu juga menegaskan bahwa Rusia ikut merasakan duka yang mendalam atas wafatnya figur yang telah mempersatukan rakyat Iran tersebut.
Selain memberikan penghormatan, perwakilan Federasi Rusia itu mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela rangkaian upacara pemakaman. Pezeshkian mengapresiasi simpati dan sokongan moral yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah serta rakyat Rusia setelah berpulangnya Khamenei.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Iran mendorong percepatan realisasi sejumlah komitmen bilateral yang telah disepakati kedua belah pihak sebelumnya. Kerja sama strategis ini mencakup penguatan jaringan kemitraan pada sektor ekonomi, perdagangan, Kekuatan, hingga jalur transit logistik. “Eksis potensi besar Buat memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, Kekuatan, dan transit antara kedua negara, yang harus diimplementasikan dengan tekad yang lebih besar dalam kerangka perjanjian yang Eksis,” kata Pezeshkian, Presiden Iran.
Merespons hal itu, Medvedev menyampaikan ucapan belasungkawa Formal dari Presiden Vladimir Putin serta jajaran pemerintah Rusia kepada Pezeshkian. Ucapan duka cita tersebut ditujukan atas gugurnya Khamenei, jajaran komandan militer, pejabat negara, ilmuwan, serta Penduduk sipil termasuk anak-anak yang menjadi korban dalam serangan AS dan Israel.
