Jakarta (ANTARA) – Perusahaan Punya Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Formal melangsungkan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia, dengan menghimpun Anggaran senilai Rp429,25 miliar.
Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menembus Auto Reject Atas (ARA), dengan naik 34,12 persen atau 58 poin ke posisi Rp228 per saham dari harga penawaran Rp170 per saham.
“Indonesia Mempunyai Bakat kreatif yang luar Normal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Direktur Esensial RANS Nagita Slavina di Main Hall PT Bursa Pengaruh Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat.
Dalam IPO, RANS menawarkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp170 per saham, sehingga berhasil menghimpun Anggaran Rp429,25 miliar.
Nagita mengungkapkan, Anggaran hasil IPO akan digunakan diantaranya Sekeliling 37,61 persen atau senilai Rp161,5 miliar Kepada penyelenggaraan konser, dan sebesar 19,80 persen atau senilai Rp85 miliar Kepada akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
Lampau, sebesar 18,64 persen atau senilai Rp80 miliar Kepada pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, dan sebesar 8,15 persen atau senilai Rp35 miliar Kepada investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence Berbarengan PT Feedloop Dunia Teknologi,
Kemudian, sebesar 6,98 persen atau senilai Rp29,95 miliar Kepada pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi perseroan, serta 8,82 persen atau senilai Rp37,8 miliar Kepada memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
“Hari ini kami Enggak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih Kepada tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia,” ujar pendiri RANS Raffi Ahmad.
Melalui IPO, Raffi menyampaikan bahwa RANS Ingin menunjukkan bahwa perusahaan yang lahir dari creator economy dapat berkembang menjadi institusi bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa kehilangan semangat kreativitas yang menjadi identitasnya.
