Purbaya sebut Panda Bond lebih menarik dari Dim Sum Bond

Purbaya sebut Panda Bond lebih menarik dari Dim Sum Bond

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan surat utang Mendunia berdenominasi Yuan atau Panda Bond Mempunyai daya tarik yang lebih besar dari Dim Sum Bond lantaran menawarkan imbal hasil (yield) yang lebih kompetitif.

Panda Bond rencananya diterbitkan bulan depan, sedangkan Dim Sum Bond dirilis pada Oktober 2025.

Purbaya Ketika ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa Panda Bond nantinya akan menawarkan imbal hasil yang lebih rendah dibandingkan Dim Sum Bond.

Imbal hasil Dim Sum Bond sebelumnya berkisar pada rentang 2,5 persen hingga 2,9 persen. Sementara Ketika ini, penawaran imbal hasil di pasar keuangan China berada pada rentang 2,3 persen hingga 2,5 persen.

Tetapi sejauh ini, pihaknya belum menentukan Sasaran jumlah penerbitan Panda Bond. Ia hanya memberikan arahan kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto Buat membuka penawaran Panda Bond dalam jumlah besar bila menerima penawaran masuk tinggi.

Penerbitan obligasi ini, katanya, bakal menambah diversifikasi portofolio RI sehingga mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap dolar AS.

“Saya bilang ke Pak Minto (Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) kalau banyak peminatnya, perbanyakkan di situ. Kalau bunganya lebih rendah, kan Irit kita,” tuturnya.

Sebelumnya, Purbaya menjelaskan penerbitan Panda Bond merupakan strategi diversifikasi pembiayaan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih kokoh karena Tak bergantung pada satu sumber tertentu.