PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp125 Miliar Buat Pengembangan PLTS GREI

Ilustrasi. Foto: dok MI/Atet Dwi.


Jakarta: PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) meneken perjanjian pembiayaan investasi kepada PT Greenroof Energy Indonesia (GREI)/CN Greenroof Asia (CNGRA) dengan limit fasilitas kredit investasi maksimum sebesar Rp125 miliar. Pembiayaan tersebut digunakan Buat refinancing pembangunan proyek photovoltaic solar panel (PLTS) Punya GREI yang telah beroperasi.

Pemegang saham atau grup PT GREI, yakni CN Green Roof Asia Pte. Ltd., merupakan perusahaan joint venture dari Climate Fund Managers melalui Climate Investor One (CI1) dan Norfund Buat investasi, Bangunan, serta operasi solar dan energy storage solution di Vietnam, Indonesia, dan Filipina. CI1 sendiri merupakan fasilitas blended finance senilai USD1 miliar yang berfokus pada infrastruktur Daya terbarukan di negara berkembang.

“Fasilitas ini didukung oleh investor dari sektor publik dan swasta, termasuk Komisi Uni Eropa melalui Dunia Gateway sebagai bagian dari komitmen Uni Eropa dalam mendukung pengembangan Daya berkelanjutan, aksi iklim, dan investasi infrastruktur hijau berkualitas,” kata Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI Sylvi J. Gani dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 24 Mei 2026.

Climate Fund Managers (CFM) merupakan perusahaan patungan (joint venture) antara FMO, lembaga pembiayaan pembangunan (development finance institution/DFI) asal Belanda, dan Sanlam Infraworks yang merupakan bagian dari Sanlam Group asal Afrika Selatan.

Sementara itu, Norfund merupakan Biaya investasi Pemerintah Norwegia Buat negara berkembang yang Mempunyai misi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas hidup melalui investasi pada bisnis yang mendorong pembangunan berkelanjutan.

Pada 2024, Norfund mencatat komitmen investasi lebih dari USD4 miliar di Asia Tenggara, Afrika Sub-Sahara, dan Amerika Tengah. Sekeliling 40 persen dari total portofolio investasinya dialokasikan Buat sektor Daya ramah lingkungan.

Sylvi mengatakan, PT SMI Lanjut berkomitmen mendukung pengembangan Daya baru terbarukan melalui pembiayaan yang berkelanjutan dan berdampak.

“Kolaborasi dengan PT GREI diharapkan dapat memperluas pemanfaatan Daya surya di sektor komersial dan industri, sekaligus memperkuat upaya Indonesia dalam mencapai Sasaran transisi Daya dan pengurangan emisi karbon,” ujar Sylvi.

 


(Ilustrasi. Foto: dok MI)
 

Perkuat pengembangan proyek Daya surya 

Direktur PT GREI Eduardus Pandik mengatakan kerja sama tersebut menjadi momentum Krusial bagi perusahaan dalam memperkuat pengembangan proyek Daya surya di Indonesia.

“Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi langkah strategis bagi PT GREI Buat Lanjut memperluas pengembangan PLTS di Indonesia. Kami percaya pemanfaatan Daya surya Bukan hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga Pandai menciptakan efisiensi Daya dan membuka Kesempatan pertumbuhan ekonomi hijau yang lebih luas,” ujar Eduardus.

Sebagai perusahaan penyedia solusi Daya surya dan energy storage solution, PT GREI berfokus menghadirkan akses Daya Kudus melalui skema pembiayaan jangka panjang tanpa investasi awal dari pelanggan.

Melalui model bisnis tersebut, PT GREI menanggung seluruh biaya investasi, instalasi, operasional, dan pemeliharaan PLTS sehingga pelanggan dapat memperoleh manfaat penghematan biaya listrik sekaligus mendukung penggunaan Daya yang lebih ramah lingkungan.

Dari sisi industri, dukungan terhadap pengembangan PLTS dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan Bagian Daya baru terbarukan dalam bauran Daya nasional.

Di tingkat regional, CN Green Roof Asia juga menargetkan Perluasan pengembangan platform Daya surya dari 110 megawatt (MW) menjadi 500 MW dalam lima tahun ke depan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Kerja sama ini turut memperkuat peran PT SMI sebagai Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform Manager melalui dukungan pembiayaan terhadap proyek-proyek hijau dan transisi Daya di Indonesia.

Selain itu, langkah tersebut dinilai mendukung implementasi Astacita pemerintah, khususnya dalam mendorong kemandirian Daya dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

PT SMI menyatakan akan Lanjut mendorong pembiayaan inovatif yang mendukung pembangunan rendah karbon serta mempercepat pencapaian Sasaran net zero emission Indonesia pada masa mendatang.